Prancis vs Belgia: Comeback Spektakuler, Zidane Bawa Les Bleus Hancurkan Belgia 4-1

Foto: Istimewa

Prancis vs Belgia: Comeback Spektakuler, Zidane Bawa Les Bleus Hancurkan Belgia 4-1

Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Pertandingan Prancis vs Belgia dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 di Stade de France, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, menyajikan drama luar biasa. Timnas Prancis sempat tertinggal lebih dulu, namun bangkit dan menghancurkan Belgia dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini menjadi kemenangan kandang pertama Zinedine Zidane sejak dipercaya menangani Les Bleus, sekaligus memperkokoh posisi Prancis di puncak Grup A1 dengan 10 poin dari empat pertandingan. Belgia harus puas turun ke posisi ketiga dengan enam poin.

Jalannya pertandingan Prancis vs Belgia berlangsung sengit sejak awal. Belgia mengejutkan tuan rumah pada menit ke-35 melalui Dodi Lukebakio, yang memanfaatkan umpan panjang Romeo Lavia dan melewati jebakan offside sebelum menaklukkan kiper debutan Prancis, Guillaume Restes. Gol tersebut membuat publik Stade de France terdiam. Prancis mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat Belgia, terlebih dengan absennya kapten Kylian Mbappe.

Memasuki babak kedua, Zidane melakukan perubahan krusial dengan memasukkan Rayan Cherki, Michael Olise, dan Lucas Da Cunha. Pergantian ini mengubah jalannya pertandingan Prancis vs Belgia. Pada menit ke-77, Desire Doue menyamakan kedudukan melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Empat menit berselang, Cherki membawa Prancis berbalik unggul setelah menyelesaikan umpan Olise. Olise kemudian menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada menit ke-86 dan ke-91, memastikan kemenangan telak 4-1.

Pelatih Belgia, Mark van Bommel, tetap menunjukkan sikap positif meski timnya kalah. Ia memuji organisasi permainan dan gol spektakuler Lukebakio. “Untuk waktu yang lama, kami berada di level yang sama dengan semifinalis Piala Dunia terakhir. Sepuluh menit pertama memang rumit, tetapi setelah itu kami bermain lebih baik. Kami menguasai bola, kami terorganisir dengan baik,” ujar Van Bommel. Ia juga mengakui kualitas pemain pengganti Prancis yang sangat menentukan. “Mereka punya kualitas luar biasa, dan para pemain pengganti sangat menentukan. Mereka bergerak begitu cepat. Saya bangga kepada para pemain saya,” tambahnya.

Laga Prancis vs Belgia ini juga mencatatkan debut bagi bek muda Leny Yoro. Pemain Manchester United kelahiran 2005 tersebut menjadi pemain Prancis kesepuluh dari klub tersebut, mengikuti jejak Eric Cantona, Fabien Barthez, Mikael Silvestre, Louis Saha, Patrice Evra, Morgan Schneiderlin, Anthony Martial, Paul Pogba, dan Raphael Varane. Yoro tampil sebagai starter di lini belakang bersama Jules Kounde, Maxence Lacroix, dan Andy Diouf.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Prancis menjelang jeda internasional. Meski tanpa Mbappe, Les Bleus menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni. Sementara bagi Belgia, hasil ini menjadi evaluasi penting di bawah asuhan Van Bommel yang baru menangani tim dua pekan. Pertandingan Prancis vs Belgia sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan 90 menit, di mana momentum dan kualitas pemain pengganti dapat mengubah segalanya.

Dengan hasil ini, Prancis semakin kokoh di puncak Grup A1 dan mengirim sinyal bahaya bagi rival-rivalnya. Belgia harus segera bangkit jika ingin bersaing di kompetisi ini. Comeback dramatis Prancis menjadi bukti mental juara yang dimiliki pasukan Zidane.

Tags: