Michael Olise Jadi Primadona Baru Bayern Munich dan Prancis, Ultimatum Kontrak hingga 2027

Foto: Istimewa

Michael Olise Jadi Primadona Baru Bayern Munich dan Prancis, Ultimatum Kontrak hingga 2027

Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Nama michael olise kini menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola Eropa. Winger timnas Prancis yang berseragam Bayern Munich itu menjelma sebagai salah satu pemain paling menentukan di dunia, memikat perhatian klub-klub raksasa, dan memaksa manajemen Bayern bergerak cepat mengamankan masa depannya.

Kontrak Olise saat ini bersama Bayern Munich baru akan berakhir pada 2029. Namun, manajemen klub asal Jerman tersebut dikabarkan telah melayangkan ultimatum kepada pemain berusia 24 tahun itu dan pihak perwakilannya untuk segera menentukan sikap perihal perpanjangan kontrak hingga 2032. Batas waktu yang diberikan adalah hingga 2027. Langkah ini diambil untuk menegaskan bahwa michael olise adalah bagian inti dari proyek olahraga Bayern dan masa depannya ada di Munich.

Direktur Olahraga Bayern, Max Eberl, sebelumnya telah menjelaskan bahwa kontrak Olise berakhir pada 2029 dan tidak memuat klausul pelepasan. Eberl juga menegaskan klub berharap mengetahui sebelum musim panas mendatang apakah ada kesediaan dari sang pemain untuk meneken kontrak baru. Namun, negosiasi rupanya tak berjalan mulus. Pihak Olise dikabarkan menginginkan adanya klausul pelepasan senilai 200 juta euro, sebuah permintaan yang bertentangan dengan kebijakan historis Bayern yang enggan mencantumkan klausul semacam itu dalam kontrak para pemain utamanya.

Ketegangan ini muncul di tengah rumor ketertarikan Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu telah lama dikaitkan dengan Olise. Pada Juni 2026, Los Blancos bahkan mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah telah melakukan kontak langsung maupun tidak langsung dengan Olise, perwakilannya, atau orang-orang di sekitarnya. Meski demikian, bayang-bayang Madrid tetap menjadi alasan utama mengapa Bayern ingin segera menyelesaikan situasi ini.

Di level klub, performa Olise musim ini sungguh luar biasa. Ia telah mencetak delapan gol dan mencatatkan empat assist hanya dalam tujuh pertandingan bersama Bayern. Konsistensi ini membuat harga pasar michael olise melesat tajam. Bayern dikabarkan tidak akan mendengarkan tawaran di bawah 200 juta euro. Sebagai perbandingan, jika Barcola dihargai 140 juta euro, maka nilai Olise bisa mencapai dua kali lipatnya, sebuah angka yang berada di luar jangkauan hampir semua klub di dunia, termasuk PSG yang sempat menunjukkan minat pada 2024 sebelum ia menerima tawaran Bayern.

Kiprah gemilang Olise tak hanya bersinar di Jerman, tetapi juga di pentas internasional. Di bawah asuhan pelatih baru Prancis, Zinedine Zidane, ia menjelma sebagai pemain paling menentukan. Dalam empat pertandingan pertama era Zidane, Prancis mencetak tujuh gol, dan Olise terlibat langsung dalam enam di antaranya, dengan rincian empat gol dan dua assist.

Penampilan sensasionalnya terlihat saat melawan Belgia. Masuk pada menit ke-60 ketika Prancis tertinggal 1-0, Olise langsung mengubah jalannya pertandingan. Ia terlibat dalam tiga dari empat gol timnya di 14 menit terakhir, mencetak dua gol dan memberikan satu assist. Stadion Stade de France bergemuruh setiap kali ia menyentuh bola, dan sorakan semakin keras ketika gol terakhirnya memastikan comeback dramatis. Sejak debut seniornya pada 6 September 2024, Olise tak tergoyahkan dari starting lineup, dengan torehan 11 gol dan 12 assist dalam 29 penampilan internasional. Ia juga menjadi top assist di Piala Dunia terakhir dengan tujuh umpan gol.

Menariknya, Olise adalah pemain pertama dalam sejarah timnas Prancis yang belum pernah bermain sepak bola klub di negara yang ia bela. Ia dikembangkan dan dibesarkan di Inggris, namun Federasi Sepak Bola Prancis bergerak cepat mencegahnya memilih Inggris. Keputusan itu terbukti tepat, mengingat Prancis sangat membutuhkan talenta menyerang.

Dengan absennya Kylian Mbappe karena cedera, peran michael olise semakin vital bagi Les Bleus. Zidane telah berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam waktu singkat. Prancis pun bisa tenang mengetahui memiliki salah satu pemain terbaik dunia untuk bertahun-tahun ke depan, talenta tak ternilai yang potensinya tampak tanpa batas.

Ke depan, situasi kontrak Olise akan menjadi salah satu saga transfer paling panas. Bayern Munich bertekad mempertahankannya, sementara Real Madrid dan klub-klub besar Eropa lainnya terus memantau. Jika negosiasi perpanjangan kontrak tak menemui titik terang, bukan tidak mungkin Olise akan menjadi rebutan pada bursa transfer 2027. Yang jelas, michael olise telah membuktikan bahwa ia adalah bintang yang siap bersinar di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Penulis: Syaifullah, Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

Sumber Berita: BILD, esRadio, Marca