Kalimantan Update – 09 Oktober 2026 | Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengambil langkah cepat dalam menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Penyesuaian pola suplai dilakukan setelah sempat terjadi keterlambatan pasokan Pertalite di sejumlah wilayah. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa pihaknya secara berkala memantau kondisi stok dan distribusi di lapangan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Bali terpenuhi.
“Memang sebelumnya terjadi keterlambatan pasokan Pertalite. Namun, pasokan telah tiba pada 7 Oktober dan kami terus melakukan pengaturan suplai untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Bali. Selanjutnya, pasokan berikutnya dijadwalkan tiba pada 11 Oktober 2026,” ujar Ahad dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Ia menambahkan bahwa penyesuaian pola suplai dilakukan dengan memantau kondisi stok dan pasokan di lapangan serta menyesuaikan distribusi berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah. Langkah ini untuk mengantisipasi perubahan pola maupun jalur distribusi sekaligus menjaga ketersediaan BBM.
Pertamina Patra Niaga juga terus mengoptimalkan pengaturan stok, kesiapan sarana dan fasilitas, serta koordinasi operasional untuk mempercepat pemulihan pasokan. “Kami akan terus mengupayakan percepatan recovery suplai dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal. Kami juga memastikan kesiapan operasional untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” tambah Ahad.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi pasokan. Jika mengalami kendala atau membutuhkan informasi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.
Harga BBM subsidi dan nonsubsidi pada Oktober 2026 tetap sama seperti September. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi konsumen di tengah upaya pemulihan pasokan.
Daftar Wilayah Terdampak dan Jadwal Pasokan
| Wilayah | Jenis BBM | Status Pasokan |
|---|---|---|
| Denpasar | Pertalite | Tiba 7 Oktober 2026 |
| Badung | Pertalite | Tiba 7 Oktober 2026 |
| Gianyar | Pertalite | Tiba 7 Oktober 2026 |
| Seluruh Bali | Pertalite | Pasokan berikutnya 11 Oktober 2026 |
Sementara itu, sektor pariwisata Bali kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional. Pulau Phu Quoc di Vietnam kembali mengungguli Bali dalam daftar pulau terindah Asia versi Condé Nast Traveler Readers’ Choice Awards 2026. Phu Quoc mempertahankan posisi puncak untuk tahun kedua berturut-turut dengan skor 95,26 poin, sedangkan Bali menempati peringkat keenam.
Meski begitu, daya tarik Bali tetap kuat. Pulau ini masih menjadi favorit wisatawan global berkat budaya, alam, dan keramahan penduduknya. Peringkat keenam dalam daftar bergengsi tersebut menunjukkan bahwa Bali masih dianggap sebagai destinasi utama di Asia.
Di sisi lain, prakiraan cuaca BMKG untuk Bali pada Jumat, 9 Oktober 2026, menunjukkan kondisi berawan di sebagian besar wilayah. Denpasar diprediksi cerah berawan, sementara kabupaten lain seperti Badung, Gianyar, dan Tabanan juga berpotensi berawan. Masyarakat diimbau tetap memantau update cuaca untuk kelancaran aktivitas.
Bagi umat Hindu di Bali, tanggal 9 Oktober 2026 bertepatan dengan Sukra Wage Wayang dalam kalender Bali. Menurut ala ayuning dewasa, hari ini tidak baik untuk melangsungkan pernikahan atau wiwaha. Perhitungan ini menjadi pedoman dalam menentukan waktu kegiatan adat dan ritual.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, pasokan BBM di Bali menjadi perhatian utama. Pertamina berkomitmen mempercepat pemulihan dan memastikan distribusi tepat sasaran. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Ke depan, Pertamina akan terus mengevaluasi pola suplai agar ketersediaan energi di Bali tetap terjaga, terutama menjelang musim liburan yang biasanya meningkatkan konsumsi BBM. Dukungan semua pihak diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: IDN Times, Liputan6, CNAR, detikBali

