Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla

Foto: Istimewa

Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla

Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | Kepala Desa Pulau Kaladan, Sugianto, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kabut asap, serta kekeringan. Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Sugianto setelah proses penyaluran bantuan pangan dan bantuan sosial untuk warga di Desa Pulau Kaladan, Kecamatan Mantangai. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa 369 paket pangan kepada masyarakat terdampak. Paket-paket tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah kondisi kemarau panjang dan dampak Karhutla yang masih berlangsung. Sugianto menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, Sekda Kapuas, Usis I Sangkai, serta DPRD Kapuas yang terus hadir membantu masyarakat. “Di tengah kondisi yang cukup berat akibat Karhutla dan kekeringan, kami diperhatikan,” ujar Sugianto, Senin (12/10/3026) pagi, usai membagikan bantuan pangan dari Pemkab Kapuas.

Dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, menurunkan kualitas udara, serta berpotensi mengancam kesehatan. Kabut asap yang menyelimuti wilayah membuat jarak pandang terbatas dan aktivitas luar ruangan menjadi berisiko. Kekeringan yang melanda juga menyulitkan warga untuk mendapatkan air bersih dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, bantuan pangan menjadi bentuk dukungan penting untuk membantu meringankan beban warga. Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten berjalan baik.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam menanggulangi dampak bencana asap dan kekeringan. Selain bantuan pangan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai program bantuan sosial lainnya, seperti bantuan tunai dan layanan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak. Menurut Sugianto, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan, yang penghasilannya menurun akibat kondisi alam yang tidak bersahabat.

Warga Desa Pulau Kaladan menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka berharap agar pemerintah terus memberikan perhatian, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan pemulihan pasca-Karhutla. Salah satu warga, Rahmadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan pangan ini. Semoga ke depan, pemerintah juga membantu kami dalam mengatasi kekeringan dan memulihkan lingkungan,” tuturnya.

Kepala Desa Pulau Kaladan juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada terhadap bahaya Karhutla dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Menurutnya, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan upaya pemadaman dan pencegahan Karhutla. Selain itu, mereka juga mendistribusikan bantuan ke berbagai desa yang terdampak. Hingga saat ini, beberapa wilayah di Kecamatan Mantangai masih mengalami kabut asap dengan intensitas yang fluktuatif. Warga diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

Dalam jangka panjang, pemerintah daerah berencana melakukan program rehabilitasi lahan dan hutan yang terbakar. Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, untuk melakukan penanaman kembali dan mencegah terjadinya Karhutla di masa mendatang. Sugianto berharap agar program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga lingkungan dapat pulih dan kehidupan masyarakat kembali normal. Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla menjadi salah satu contoh nyata kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.

Sebagai informasi, bantuan pangan yang disalurkan terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan bahan pokok lainnya. Setiap paket diserahkan langsung kepada kepala keluarga yang berhak menerima. Proses penyaluran dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Meskipun demikian, warga tetap antusias dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah.

Kesimpulannya, apresiasi yang disampaikan oleh Kades Pulau Kaladan terhadap bantuan pangan bagi warga terdampak Karhutla menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir di tengah kesulitan masyarakat. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memberikan harapan dan semangat bagi warga untuk bangkit dari dampak bencana. Diharapkan, ke depannya, upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat lebih optimal sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman dan sejahtera.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanalkalimantan.com

Tags: