Pramono Tinjau Gedung Baru SDN Pekayon 05 Jakarta Timur, Fasilitas Modern Siap Dukung Pembelajaran
Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono, melakukan kunjungan kerja ke gedung baru SDN Pekayon 05 yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Senin (12/10/2026). Kunjungan ini menjadi momen penting setelah renovasi total sekolah tersebut rampung pada Agustus 2026. Dalam peninjauan itu, Pramono Tinjau Gedung Baru SDN Pekayon 05 Jakarta Timur untuk memastikan fasilitas pendidikan yang baru saja dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Gedung baru SDN Pekayon 05 kini berdiri megah dengan desain bertingkat yang mengoptimalkan lahan terbatas di kawasan perkotaan. Meski demikian, lapangan olahraga tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka bagi aktivitas fisik siswa. Sekolah ini juga terintegrasi dengan SMPN 91 Jakarta, menciptakan lingkungan pendidikan yang berkesinambungan dari jenjang dasar hingga menengah pertama. Integrasi ini diharapkan mampu mempermudah transisi siswa serta mempererat kolaborasi antarjenjang pendidikan.
Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para siswa. Sejak pukul 08.00 WIB, sekitar satu jam sebelum kedatangan gubernur, mereka telah berbaris rapi di lantai dasar sekolah. Dengan penuh semangat, siswa-siswi menyanyikan lagu penyambutan, menciptakan suasana hangat dan meriah. Pramono tampak tersenyum dan melambaikan tangan kepada anak-anak, sesekali menyapa mereka dengan ramah.
Peninjauan Pramono Tinjau Gedung Baru SDN Pekayon 05 Jakarta Timur juga menjadi ajang dialog antara gubernur dengan pihak sekolah. Kepala sekolah dan guru-guru menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap sarana pendidikan. Mereka berharap gedung baru ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan prestasi akademik maupun non-akademik.
Renovasi total SDN Pekayon 05 merupakan bagian dari program revitalisasi sekolah di DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sejumlah sekolah lain juga segera menyusul dengan standar bangunan yang setara. Langkah ini sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota layak anak yang ramah pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas. Ia mengimbau agar warga sekolah menjaga kebersihan dan merawat gedung baru tersebut. “Bangunan ini bukan hanya milik sekolah, tetapi milik kita bersama. Mari kita rawat dengan baik agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” pesannya.
Pramono Tinjau Gedung Baru SDN Pekayon 05 Jakarta Timur juga menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan. Lift yang tersedia memudahkan akses bagi siswa difabel atau mereka yang mengalami kesulitan berjalan. Perpustakaan dengan koleksi lengkap diharapkan menumbuhkan minat baca, sementara kantin menyediakan makanan bergizi dengan harga terjangkau.
Setelah meninjau seluruh ruangan, Pramono berinteraksi dengan para siswa di beberapa kelas. Ia bertanya tentang pengalaman belajar mereka di gedung baru. Anak-anak dengan ceria menjawab bahwa mereka senang karena ruang kelas lebih luas, bersih, dan memiliki pendingin udara. Pramono pun berpesan agar mereka rajin belajar dan tidak menyia-nyiakan fasilitas yang telah disediakan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam menciptakan generasi emas Indonesia. Pramono Tinjau Gedung Baru SDN Pekayon 05 Jakarta Timur diakhiri dengan foto bersama dan doa untuk kemajuan pendidikan Jakarta.
Dengan diresmikannya gedung baru ini, SDN Pekayon 05 diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam hal pengelolaan sarana prasarana. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus meningkatkan mutu pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai. Ke depan, akan ada lebih banyak sekolah yang direvitalisasi agar seluruh anak Jakarta mendapatkan hak belajar yang setara.
Kesimpulannya, kunjungan Gubernur Pramono ke SDN Pekayon 05 menandai babak baru bagi pendidikan di Jakarta Timur. Fasilitas modern yang terintegrasi dengan SMPN 91 Jakarta menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dukungan semua pihak, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, sangat diperlukan agar gedung baru ini benar-benar menjadi rumah kedua yang membanggakan.
