Daud Yordan Guncang Ring Dunia: Dari Bogem Mentah di Rusia hingga Kemenangan Heroik di Pontianak
Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Nama Daud Yordan kembali mencuri perhatian pencinta tinju Tanah Air. Petinju kebanggaan Kalimantan Barat itu baru saja menorehkan kemenangan dramatis atas petinju Filipina, Ador “Terminator” Torres, dalam ajang Back to Champion 2026 yang digelar di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026) malam. Kemenangan tersebut melengkapi sederet kisah heroik yang telah dibangun Daud Yordan sepanjang karier profesionalnya, termasuk salah satu momen legendaris yang terjadi di Rusia delapan tahun silam.
Dalam pertarungan melawan Torres, Daud tampil agresif sejak ronde pertama. Ia terus melancarkan kombinasi pukulan ke arah tubuh dan kepala lawan, sementara Torres lebih banyak bertahan. Tekanan demi tekanan yang diberikan petinju berjuluk The Senator itu akhirnya membuahkan hasil pada ronde kedelapan, ketika pertahanan Torres runtuh dan wasit menghentikan pertarungan.
Meski meraih kemenangan, Daud mengaku belum menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia menilai performanya baru mencapai sekitar 50 persen dari potensi yang dimilikinya. “Saya masih membuka peluang untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, termasuk kemungkinan bertarung melawan petinju legendaris Filipina yang juga berstatus senator,” ujar Daud usai pertandingan.
Kisah Legendaris di Ekaterinburg
Kemenangan atas Torres bukanlah kejutan pertama yang diciptakan Daud Yordan. Pada 23 April 2018, ia menciptakan salah satu momen paling bersejarah dalam kariernya ketika bertandang ke DIVS, Ekaterinburg, Rusia, untuk menghadapi Pavel Malikov, petinju tuan rumah yang saat itu menyandang gelar juara WBO Intercontinental kelas ringan.
Malikov datang dengan rekor sempurna dalam 13 pertarungan profesional, termasuk lima kemenangan melalui knockout. Sementara itu, Daud justru tampil setelah sekitar satu tahun absen dari ring. Namun, pengalaman bertarung menjadi modal besar bagi petinju asal Ketapang tersebut, yang saat itu telah mencatatkan 36 pertarungan profesional dengan 33 kemenangan dan tiga kekalahan.
Pertarungan berlangsung terbuka sejak ronde awal. Kedua petinju saling melancarkan serangan hingga darah terlihat di wajah mereka. Puncaknya terjadi pada ronde kedelapan, ketika Daud melepaskan pukulan ke arah rusuk kiri Malikov, lalu melanjutkannya dengan hook kiri yang tepat mengenai ulu hati lawan. Malikov terjatuh dan tidak mampu bangkit hingga hitungan kesepuluh. Daud pun dinyatakan menang KO, sekaligus merusak rekor sempurna Malikov di hadapan pendukungnya sendiri.
Apresiasi dan Bonus Miliaran Rupiah
Kemenangan Daud Yordan atas Torres mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang menyaksikan langsung pertandingan bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina Ria Norsan, menyatakan kebanggaannya atas perjuangan petinju berjuluk Daud Cino itu.
“Kita patut berbangga atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh Bung Daud. Selamat atas kemenangan yang diraih dengan kerja keras hingga ronde akhir,” ujar Norsan.
Sebagai bentuk penghargaan, tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO) memberikan bonus sebesar Rp1 miliar kepada Daud. Gubernur Ria Norsan yang menerima amanah tersebut menyerahkan langsung bonus itu kepada Daud. Sementara itu, Raja Sapta Oktohari berharap prestasi Daud dapat memotivasi lahirnya petinju-petinju muda dari Kalimantan Barat.
Daud sendiri menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi. “Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia,” tegasnya.
Jejak dan Masa Depan Sang Senator Ring
Perjalanan karier Daud Yordan mencerminkan dedikasi luar biasa terhadap dunia tinju nasional. Dari Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, ia telah menjelma menjadi salah satu petinju paling disegani di kancah internasional. Kini, selain aktif sebagai atlet, Daud juga dipercaya memimpin KONI Kalimantan Barat dan menjanjikan transformasi bagi olahraga di daerahnya.
Dengan ambisi menghadapi lawan-lawan besar berikutnya, termasuk kemungkinan duel melawan legenda Filipina, masa depan Daud Yordan di atas ring masih menyimpan banyak cerita yang layak ditunggu. Publik Kalimantan Barat dan Indonesia berharap sang petinju terus mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.
Perjalanan Daud dari bogem mentah yang mengguncang Rusia hingga kemenangan heroik di Pontianak menjadi bukti bahwa kerja keras, pengalaman, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan seorang petinju daerah ke puncak kejayaan. Kisahnya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bermimpi mengikuti jejaknya di atas ring tinju profesional.
