Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Panggung puncak WNBA 2026 menyajikan drama yang tak kalah seru dengan pertandingan di lapangan. Atlanta Dream akhirnya memastikan diri melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 2013, namun perjalanan mereka menuju gelar juara diwarnai sejumlah dinamika menarik, mulai dari cedera bintang utama hingga keputusan liga memindahkan jadwal dan lokasi pertandingan ke arena yang jauh lebih besar.
Dream akan menghadapi Golden State Valkyries dalam seri best-of-seven yang mempertemukan dua tim yang sama-sama belum pernah merasakan gelar juara WNBA. Seri dimulai Sabtu, 17 Oktober 2026, di Chase Center, San Francisco, markas Valkyries yang berkapasitas 18.064 penonton dan dijuluki penggemar sebagai “Ballhalla”.
Allisha Gray Jalani Prosedur Minor
Kabar kurang menyenangkan datang dari kubu Dream. Allisha Gray, empat kali All-Star yang menjadi pencetak poin terbaik tim, menjalani prosedur minor pada tangan kirinya dan statusnya masih day-to-day menjelang laga pembuka final WNBA.
“Progresnya bagus,” ujar Gray kepada WSB-TV saat ditanya soal peluangnya tampil di Game 1. “Sampai sekarang masih day-to-day, dan kalian akan lihat sendiri.”
Gray tidak menjelaskan apakah ia menjalani operasi, dan pihak tim menolak membeberkan kapan prosedur itu dilakukan. Meski demikian, ia terlihat melakukan latihan menembak pada Selasa lalu, sehari sebelum tim bertolak ke kawasan Bay Area.
Pemain bertinggi 183 cm lulusan South Carolina itu absen dalam dua laga playoff terakhir setelah cedera tangan pada paruh pertama Game 1 semifinal melawan New York Liberty. Dream tetap melaju ke final dengan sapu bersih tiga pertandingan. Gray sendiri tampil impresif sepanjang musim reguler dengan rata-rata 19,0 poin, 3,5 rebound, 2,6 assist, dan 1,4 steal dari 44 pertandingan, serta mencetak 22,0 poin per game saat menyapu Washington Mystics di babak pertama.
Liga Pindahkan Jadwal demi Arena Lebih Besar
Keputusan menarik datang dari kantor pusat WNBA. Liga menggeser jadwal final agar Atlanta Dream bisa bermain di State Farm Arena, markas Atlanta Hawks yang berkapasitas lebih dari 17.000 penonton, alih-alih Gateway Center Arena yang hanya menampung 3.500 orang.
Game 3 yang semula dijadwalkan 22 Oktober dimajukan menjadi Rabu, 21 Oktober pukul 20.00 ET, disiarkan USA dan Peacock, untuk menghindari bentrok dengan konser yang sudah terjadwal di arena tersebut. Sementara Game 4 pada 24 Oktober dimajukan menjadi pukul 13.00 ET di NBC, setelah Hawks bersedia menggeser laga pembuka kandang mereka melawan Houston dari pukul 20.00 ke 20.30 ET.
“Kami berterima kasih atas upaya berbagai pihak, termasuk Dream, Valkyries, Hawks, State Farm Arena, serta NBC Sports dan USA Sports,” ujar Komisioner WNBA Cathy Engelbert.
Jika seri mencapai Game 6 pada 29 Oktober, laga akan kembali digelar di Gateway Center. Dream sendiri telah memainkan enam laga musim reguler dan tiga laga playoff kandang di State Farm Arena musim ini, dan akan menjadikan venue berkapasitas 16.888 kursi itu sebagai markas permanen mulai 2027.
Kontroversi di Luar Lapangan
Final WNBA kali ini juga tak lepas dari sorotan politik. Presiden Donald Trump sempat menyinggung pemain Sophie Cunningham dalam sebuah rapat umum di Youngstown, Ohio, dengan menyebutnya “wanita muda yang cantik” namun meremehkan kemampuan mencetak poinnya.
Cunningham, yang dikenal vokal menentang partisipasi atlet transgender dalam olahraga, tidak menanggapi langsung komentar tersebut. Ia hanya membagikan kutipan ayat Alkitab di Instagram Story: “Saling menguatkan dan membangun satu sama lain.”
Terlepas dari hiruk-pikuk di luar lapangan, fokus utama tetap tertuju pada pertarungan dua tim yang mengincar gelar pertama mereka. Dream mengandalkan kedalaman skuad dan pengalaman playoff, sementara Valkyries tampil sebagai tim pendatang baru yang mengejutkan dengan dukungan penuh fanatisme pendukung di Chase Center.
Bagi Dream, ini adalah final pertama sejak 2013, ketika mereka kalah dari Minnesota Lynx. Bagi Valkyries, ini adalah musim perdana yang luar biasa. Apa pun hasilnya, final WNBA 2026 akan mencatatkan sejarah baru: juara bertahan baru yang belum pernah mengangkat trofi, dan momen di mana Atlanta akhirnya bermain di panggung besar yang selama ini mereka dambakan.
Seri final dimulai Sabtu mendatang, dan seluruh mata penggemar bola basket wanita akan tertuju pada duel sengit yang menjanjikan ketegangan hingga laga terakhir.
