Kalimantan Update – 15 Oktober 2026 | Klub Sunderland menerima kabar baik menjelang pertandingan Liga Europa melawan Torreense. Dua pemain kunci, Brian Brobbey dan Habib Diarra, kembali bergabung dalam sesi latihan dan ikut dalam rombongan yang terbang ke Portugal. Pelatih kepala Regis Le Bris mengonfirmasi bahwa keduanya sudah kembali dalam pertimbangan, meski tidak akan dipaksakan tampil mengingat mereka baru pulih dari cedera.
Brobbey sebelumnya mengalami cedera hamstring saat jeda internasional, sementara Diarra absen sejak pekan kedua Premier League. Kehadiran mereka menambah opsi di lini serang dan tengah Sunderland yang tengah berjuang di kompetisi domestik dan Eropa. Le Bris menegaskan bahwa proses pemulihan harus dihormati agar keduanya bisa tersedia untuk sisa musim.
“Brian ikut dalam rombongan, Habib juga. Mereka akan terlibat lebih cepat atau lambat, tetapi kami perlu memastikan prosesnya dihormati agar mereka tersedia untuk musim ini,” ujar Le Bris dalam konferensi pers.
Di sisi lain, Sunderland masih memiliki kekhawatiran kebugaran terhadap Thomas Meunier dan Wilson Isidor. Keduanya diragukan tampil, sehingga Le Bris harus mengambil keputusan penting sebelum laga Kamis mendatang. Meski demikian, kehadiran Brobbey dan Diarra setidaknya memberikan napas baru bagi The Black Cats.
Sementara itu, kubu Torreense tidak gentar menghadapi tim Inggris. Pelatih asisten Carlos Simões dan pemain Javi Vázquez menyatakan keyakinan mereka bisa memberikan perlawanan sengit. Vázquez menekankan bahwa timnya ingin menunjukkan perubahan setelah kekalahan di liga domestik. “Kami tahu kami baru saja kalah telak di liga, tapi cara terbaik untuk bangkit adalah segera bermain dan menunjukkan di lapangan bahwa tim ingin berubah,” ujarnya.
Torreense, klub dari divisi kedua Portugal, akan menjamu Sunderland di Estádio Dr. Magalhães Pessoa, Leiria, pada Kamis pukul 17:45 waktu setempat. Stadion tersebut menjadi kandang sementara mereka di kompetisi Eropa. Simões bahkan menyoroti perbedaan anggaran yang mencolok antara kedua klub. “Satu bulan gaji pemain Sunderland sama dengan dua tahun anggaran Torreense. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tapi kami tetap sejalan,” ujarnya.
Torreense memulai fase liga dengan kemenangan 2-1 atas Lillestrom, sedangkan Sunderland juga meraih tiga poin setelah mengalahkan AZ Alkmaar 1-0. Kemenangan tambahan akan sangat berarti bagi kedua tim untuk memperkuat posisi di papan atas. Bagi Sunderland, ini juga menjadi kesempatan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level Eropa.
Para penggemar Sunderland pun dibuat tidak percaya dengan momen ini. Mereka menyebut laga melawan Torreense sebagai pertandingan tandang pertama di Liga Europa setelah 53 tahun. “Ini terasa tidak nyata,” kata seorang pendukung. Antusiasme tinggi terlihat dari rencana kehadiran suporter di Portugal.
Dari kubu Torreense, pelatih Luís Tralhão kemungkinan akan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Adriel di bawah mistar, serta Javi Vázquez dan Volnei di lini belakang. Sementara Sunderland diprediksi memakai 4-2-3-1 dengan Robin Roefs sebagai penjaga gawang, dan Granit Xhaka mengatur serangan. Namun, susunan pasti bisa berubah tergantung kondisi pemain yang baru pulih.
Pertandingan ini menjadi ujian bagi kedalaman skuad Sunderland. Dengan Brobbey dan Diarra kembali, Le Bris memiliki lebih banyak pilihan untuk rotasi. Namun, ia tetap berhati-hati agar tidak memperburuk cedera. Laga di Leiria akan menjadi sorotan, tidak hanya bagi kedua klub tetapi juga bagi penggemar sepak bola Eropa yang menantikan kejutan dari Torreense.
Secara keseluruhan, duel Torreense vs Sunderland di Liga Europa menyajikan narasi menarik: tim kaya dari Inggris melawan klub kecil Portugal yang penuh semangat. Kembalinya Brobbey dan Diarra memperkuat Sunderland, tetapi Torreense bertekad membuat sejarah. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Kita tunggu di lapangan.

