Messi Bersinar, MLS Bergelora: Inter Miami ke Playoff dan Drama Striker Dunia
Kalimantan Update – 15 Oktober 2026 | Lionel Messi kembali menjadi sorotan utama di pentas Major League Soccer (MLS). Bintang Argentina itu mencatatkan satu asis krusial saat Inter Miami mengalahkan New York City FC 2-0 di Stadion DRV PNK, Miami, Rabu waktu setempat. Kemenangan ini memastikan Inter Miami mengunci tiket ke babak playoff MLS 2026, sekaligus menjaga ambisi mereka mempertahankan gelar MLS Cup yang diraih pada 2025.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Inter Miami membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Germán Berterame, yang dengan tenang menyelesaikan umpan matang Luis Suárez. Keunggulan itu berlipat pada masa injury time babak pertama. Messi mengirim umpan terukur kepada Rodrigo De Paul, yang melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang, menaklukkan kiper New York City FC.
New York City FC sempat mendapatkan peluang emas untuk memperkecil kedudukan melalui titik penalti. Namun, kiper Inter Miami, Dayne St. Clair, tampil heroik dengan menepis eksekusi Nicolás Fernández Mercau, memastikan gawangnya tetap bersih tanpa kebobolan. Statistik mencatat Messi melepaskan empat umpan kunci dan tujuh tembakan, dengan rating pertandingan 7,6 dari Sofascore.
Tambahan tiga poin membawa Inter Miami ke posisi kedua klasemen Konferensi Timur dengan koleksi 52 poin dari 29 pertandingan. Pasukan Javier Mascherano itu terus memburu Nashville SC di puncak klasemen. Selanjutnya, Inter Miami akan bertandang ke markas Atlanta United pada Sabtu, sementara New York City FC menjamu Los Angeles FC demi menjaga asa lolos ke playoff.
Pekan ini juga diwarnai aksi para pemain bintang di MLS. Mateusz Bogusz, gelandang asal Polandia yang memperkuat Houston Dynamo, mencuri perhatian lewat gol akrobatik dalam laga melawan San Diego FC. Tertinggal 0-2 lebih dulu, Houston bangkit berkat gol Guilherme dan asisnya untuk Bogusz pada menit ke-33. Bogusz kemudian mencetak gol spektakuler dengan tendangan salto dari sekitar 14 meter, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi yang ketujuh bagi Bogusz musim ini, bahkan melampaui perolehan Robert Lewandowski yang baru bergabung di MLS sejak akhir Juli. Laga berakhir imbang 3-3 setelah Gabriel Pirani mencetak gol penyeimbang untuk San Diego FC.
Di sisi lain, mantan bek Manchester United, Tyrell Malacia, menunjukkan kelasnya bersama FC Cincinnati. Meski timnya kalah 3-2 dari New England, pemain internasional Belanda itu mencatatkan dua asis dalam penampilan keduanya di MLS. Asis pertama lahir dari lemparan ke dalam yang ia konversi menjadi umpan kepada Tom Barlow, lalu asis kedua hadir lewat umpan silang rendah untuk Kevin Denkey.
Striker timnas Swiss, Breel Embolo, juga menambah koleksi golnya di MLS. Pemain yang dibeli Atlanta United dari Stade Rennes dengan nilai sekitar 18 juta dolar AS itu mencetak gol keduanya saat timnya menang 3-0 atas CF Montreal. Embolo memanfaatkan bola muntah di depan gawang pada menit ke-60, setelah tembakan Miguel Almirón diblok. Ia juga terlibat dalam gol kedua Atlanta melalui sundulannya yang disambar Giuliano Galoppo.
Isu masa depan Messi turut menjadi perbincangan hangat. Komisioner MLS, Don Garber, ditanya soal kemungkinan Messi bertahan cukup lama untuk bermain bersama putranya, meniru jejak LeBron James dan Bronny James di NBA. Garber menyebut bahwa putra tertua Messi kini berusia 14 atau 15 tahun dan tengah menimba ilmu di akademi Inter Miami. Ia menegaskan bahwa Messi telah memilih Miami sebagai tempat keluarganya menetap, namun belum bisa memastikan berapa lama sang bintang akan terus berlaga.
Kontrak Messi bersama Inter Miami masih berlaku hingga akhir musim 2028. Dengan performa apik dan pengaruh besarnya, kehadiran Messi terbukti mendongkrak popularitas serta daya saing MLS di kancah sepak bola dunia.
Secara keseluruhan, pekan ini membuktikan bahwa MLS bukan lagi sekadar liga pinggiran. Kehadiran nama-nama besar seperti Messi, kejutan dari pemain seperti Bogusz dan Malacia, hingga ketajaman Embolo menjadikan kompetisi ini panggung yang layak diperhitungkan. Persaingan menuju playoff semakin memanas, dan Inter Miami berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan mahkota juara mereka.
