Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global Lewat Pembiayaan dan Digitalisasi
Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Upaya Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional. Melalui rangkaian Trade Expo Indonesia 2026 di Jakarta, Kementerian Perdagangan menegaskan komitmennya mendorong pelaku usaha perempuan Tanah Air agar mampu bersaing dan memperluas jangkauan bisnis hingga ke mancanegara.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan dorongan tersebut dalam forum International Women Business and Investment Forum (IWBIF) 2026. Menurutnya, dukungan terhadap pengusaha perempuan menjadi krusial karena kontribusi mereka sangat besar terhadap perekonomian nasional. Langkah Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global pun diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi lintas negara.
Dyah Roro memaparkan data penting yang menjadi dasar kebijakan tersebut. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyumbang sekitar 62 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Fakta yang tak kalah signifikan, lebih dari 60 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Artinya, kaum perempuan memegang peranan sentral dalam roda perekonomian, terutama pada sektor usaha yang menjadi tulang punggung bangsa.
“Akses pembiayaan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan kualitas bisnis,” ujar Dyah Roro dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta pada Jumat. Ia menambahkan bahwa kemitraan internasional membuka peluang untuk memperluas jaringan, bertukar pengetahuan, serta menjajaki kerja sama komersial dengan mitra dari berbagai negara.
Selain pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital menjadi sorotan dalam forum tersebut. Menurut Dyah Roro, teknologi digital dapat membantu eksportir Indonesia menjangkau lebih banyak pembeli dan memperluas jaringan bisnis dari berbagai negara. “Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu eksportir Indonesia menjangkau lebih banyak pembeli dan memperluas jaringan bisnis dari berbagai negara,” tuturnya.
Strategi Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global ini dinilai sejalan dengan tren perdagangan internasional yang semakin bergantung pada platform digital. Pelaku usaha perempuan diharapkan tidak hanya menjadi pemain di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus rantai pasok global melalui pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan kanal pemasaran daring lainnya.
Berikut sejumlah pilar dukungan yang digulirkan pemerintah untuk memperkuat posisi pengusaha perempuan:
- Akses pembiayaan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.
- Pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan pemasaran hingga pasar internasional.
- Kolaborasi lintas negara untuk membangun jaringan, berbagi pengetahuan, dan menjajaki kerja sama komersial.
- Partisipasi dalam forum internasional seperti IWBIF 2026 sebagai ajang promosi dan pertukaran informasi bisnis.
Forum International Women Business and Investment Forum 2026 sendiri menjadi wadah bagi pelaku usaha perempuan dari berbagai negara untuk bertemu, berdiskusi, dan menjalin kemitraan. Kehadiran forum ini diharapkan mempercepat terwujudnya ekosistem usaha yang inklusif, di mana perempuan memiliki ruang yang setara untuk berkembang dan berkontribusi di kancah global.
Dengan berbagai langkah tersebut, upaya Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, dan mitra internasional agar pengusaha perempuan mampu naik kelas, meningkatkan daya saing produk, dan memperluas pangsa pasar ekspor.
Sebagai penutup, inisiatif Kemendag Dorong Pengusaha Perempuan Tembus Pasar Global mencerminkan optimisme bahwa perempuan Indonesia dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, penguasaan teknologi digital, serta jaringan kemitraan internasional yang kuat, pengusaha perempuan memiliki bekal untuk bersaing di pasar global dan membawa produk Indonesia semakin dikenal di mancanegara.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
