Kemendiktisaintek Gelar Open House Sekolah Garuda di 51 Titik, Sosialisasi PPDB 2027/2028 Dimulai

Foto: Istimewa

Kemendiktisaintek Gelar Open House Sekolah Garuda di 51 Titik, Sosialisasi PPDB 2027/2028 Dimulai

Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar Open House Sekolah Garuda secara serentak di 51 titik di Indonesia pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan program pendidikan unggulan sekaligus menyosialisasikan penerimaan peserta didik baru SMA Unggul Garuda Baru tahun ajaran 2027/2028. Langkah Kemendiktisaintek Gelar Open House Sekolah Garuda di 51 Titik ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas dan mengembangkan talenta muda Indonesia.

Pelaksanaan open house mencakup empat SMA Unggul Garuda Baru yang berlokasi di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan. Selain itu, terdapat 47 SMA Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah yang turut serta dalam agenda serentak tersebut. Dengan demikian, total 51 titik penyelenggaraan menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan bermutu hingga ke daerah-daerah.

Di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kalimantan Utara, rangkaian acara berlangsung meriah. Kegiatan diawali dengan pemutaran video profil sekolah yang memberikan gambaran menyeluruh tentang fasilitas, kurikulum, dan kehidupan sekolah. Selanjutnya, penampilan paduan suara siswa, pertunjukan taiji, serta permainan alat musik turut memeriahkan suasana. Acara ini juga menjadi ajang memperkenalkan potensi peserta didik serta keberagaman budaya dalam lingkungan pendidikan.

Kemendiktisaintek Gelar Open House Sekolah Garuda di 51 Titik menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan pendidikan. Keempat SMA Unggul Garuda Baru diharapkan menjadi pusat keunggulan yang mampu melahirkan generasi berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Sementara itu, 47 SMA Unggul Garuda Transformasi berperan sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan di wilayah masing-masing.

Pemerintah menargetkan agar sosialisasi penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2027/2028 berjalan transparan dan akuntabel. Melalui open house ini, calon siswa dapat memahami alur pendaftaran, persyaratan, serta jadwal seleksi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mengingat kuota yang tersedia terbatas dan persaingan diperkirakan ketat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir di berbagai titik penyelenggaraan. Mereka tidak hanya berasal dari sekitar lokasi sekolah, tetapi juga dari daerah lain yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Sekolah Garuda. Hal ini membuktikan bahwa program pendidikan unggulan ini mendapat respons positif dan kepercayaan dari publik.

Kegiatan open house juga diisi dengan sesi tanya jawab antara calon peserta didik, orang tua, dan pihak sekolah. Berbagai pertanyaan seputar kurikulum, ekstrakurikuler, asrama, hingga biaya pendidikan dijawab langsung oleh narasumber. Dengan demikian, informasi yang diterima masyarakat menjadi lebih lengkap dan akurat.

Keberhasilan Kemendiktisaintek Gelar Open House Sekolah Garuda di 51 Titik diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendaftar berkualitas pada tahun ajaran mendatang. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi serupa secara berkala, termasuk melalui platform digital, agar jangkauan informasi semakin luas. Langkah ini sejalan dengan visi menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Sebagai penutup, Open House Sekolah Garuda yang digelar serentak di 51 titik telah menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia. Melalui kegiatan ini, pemerintah tidak hanya memperkenalkan sekolah unggulan, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk memeratakan akses pendidikan berkualitas. Diharapkan, semakin banyak talenta muda Indonesia yang terwadahi dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.