Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet, Publik Desak Perombakan Merah Putih
Kalimantan Update – 19 Oktober 2026 | Menjelang dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hasil Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet menjadi sorotan utama publik. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati peringkat pertama sebagai pejabat berkinerja terbaik dalam survei yang dirilis Parameter Politik Indonesia (PPI) di Jakarta, Minggu (18/10/2026). Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet bukan sekadar angka, melainkan cerminan apresiasi masyarakat terhadap kinerja sektor pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi nasional.
Dalam paparan hasil survei, Amran meraih penilaian sebesar 15,4 persen. Posisi kedua ditempati Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 14,5 persen, disusul Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang memperoleh 6 persen. Komposisi tiga besar ini menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian besar pada aspek ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, serta pembinaan generasi muda sebagai indikator keberhasilan kabinet.
Menariknya, hasil Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet juga diiringi tingginya aspirasi publik terhadap penyegaran susunan menteri. Sebanyak 62,2 persen responden menyatakan mendukung perombakan Kabinet Merah Putih. Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat menginginkan evaluasi menyeluruh terhadap anggota kabinet yang dinilai belum optimal menjalankan tugasnya, sekaligus mempertahankan pejabat yang berkinerja baik seperti Amran.
Metodologi Survei dan Tingkat Kepercayaan
PPI melaksanakan survei pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen. Dengan rentang waktu dan cakupan wilayah yang luas, hasil Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet dinilai memiliki tingkat validitas yang memadai untuk menggambarkan preferensi publik secara nasional.
Berikut rincian tiga besar pejabat berkinerja terbaik versi survei tersebut:
- Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian): 15,4 persen
- Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet): 14,5 persen
- Erick Thohir (Menteri Pemuda dan Olahraga): 6 persen
Selain itu, dukungan terhadap perombakan kabinet sebesar 62,2 persen menempatkan isu reshuffle sebagai agenda politik yang sulit diabaikan. Publik tampaknya menuntut kombinasi antara penyegaran dan konsolidasi, yaitu mengganti menteri yang kurang produktif sekaligus mempertahankan mereka yang terbukti bekerja.
Respons Publik dan Implikasi Politik
Pengamat menilai capaian Amran erat kaitannya dengan program-program sektor pertanian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penguatan produksi pangan hingga distribusi hasil panen. Sektor pangan selalu menjadi isu sensitif, sehingga kinerja menteri yang menangani bidang ini cenderung cepat dirasakan dampaknya oleh publik. Karena itu, wajar jika Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet menempatkan sosoknya di urutan teratas.
Di sisi lain, tingginya aspirasi reshuffle mencerminkan harapan masyarakat agar pemerintahan bekerja lebih efektif pada sisa masa jabatan. Tekanan publik ini berpotensi mendorong pemerintah melakukan evaluasi internal, terutama terhadap kementerian yang dinilai lambat merespons persoalan warga. Survei semacam ini juga menjadi bahan pertimbangan bagi partai politik dalam menentukan sikap terhadap kinerja kabinet.
Namun, hasil survei sebaiknya tidak dibaca secara tunggal. Angka 15,4 persen meski menempati posisi puncak tetap menunjukkan bahwa belum ada sosok yang dominan secara mutlak. Artinya, distribusi penilaian publik masih cukup tersebar dan bergantung pada isu-isu yang paling dekat dengan keseharian masyarakat. Hal ini justru memberi ruang bagi seluruh menteri untuk terus meningkatkan performa dan meraih kepercayaan publik.
Kesimpulan
Hasil Survei PPI Tempatkan Amran di Puncak Kinerja Kabinet menegaskan bahwa kinerja di sektor pangan mendapat apresiasi tertinggi dari publik, sementara aspirasi perombakan kabinet yang mencapai 62,2 persen menjadi catatan penting bagi pemerintah. Kombinasi antara pengakuan atas pejabat berkinerja baik dan tuntutan evaluasi menyeluruh menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan pemerintahan yang responsif, profesional, dan berdampak nyata. Ke depan, pemerintah perlu merespons sinyal survei ini dengan langkah konkret agar kepercayaan publik terhadap Kabinet Merah Putih tetap terjaga hingga akhir masa jabatan.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Syaifullah
Sumber Berita: Suara Landak
