AS Roma Bangkit Usai Tumbang dari Real Madrid, Lulli dan Castro Curi Panggung di Olimpico
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | AS Roma menunjukkan karakter juara dengan bangkit cepat setelah kekalahan menyakitkan 3-4 dari Real Madrid di ajang Liga Champions. Dalam laga lanjutan Serie A di Stadio Olimpico, Minggu (18/10/2026) dini hari WIB, I Giallorossi menaklukkan Genoa dengan skor 2-0. Kemenangan ini menjadi jawaban sempurna bagi AS Roma yang sebelumnya harus menelan pil pahit di kompetisi Eropa, sekaligus menjaga momentum mereka di jalur persaingan papan atas klasemen Liga Italia.
Dua nama muda menjadi sorotan utama pada pertandingan tersebut. Emanuele Lulli, bek berusia 19 tahun jebolan tim junior, mencetak gol perdananya untuk AS Roma di Serie A dan langsung dinobatkan sebagai Man of the Match. Sementara itu, Santiago Castro, penyerang asal Argentina yang direkrut dari Bologna pada bursa transfer musim panas, juga membukukan gol pertamanya berseragam Giallorossi. Kombinasi energi muda dan ketajaman lini depan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan klub.
Lulli mengaku tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai laga. Ia menyebut momen tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan, namun menegaskan bahwa dirinya harus terus bekerja keras. Dukungan dari ruang ganti disebutnya membuat proses adaptasi berjalan cepat. Ia juga menilai kemampuan dribel dan duel satu lawan satu sebagai senjata utama yang harus terus diasah tanpa rasa takut.
Sementara itu, Castro mengakui bahwa pertandingan melawan Genoa tidak berjalan mudah. Menurutnya, lawan menerapkan pendekatan penjagaan satu lawan satu yang menyulitkan pergerakan lini serang. Meski demikian, AS Roma mampu mengatasi tekanan tersebut dan keluar sebagai pemenang di hadapan publik sendiri.
Jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan pelatih. Sebagian pemain membutuhkan waktu istirahat setelah bentrok melawan Real Madrid, sementara sejumlah nama lain absen karena cedera dan skorsing. Kondisi ini justru membuka ruang bagi para pemain muda untuk tampil dan membuktikan kualitas mereka di level tertinggi.
Di sisi lain, AS Roma juga tengah menjadi perhatian di bursa transfer. Klub-klub Premier League seperti Manchester United, Arsenal, dan Newcastle United dilaporkan memantau perkembangan Wesley, wing-back asal Brasil yang dibeli seharga 30 juta euro pada musim panas 2025. Di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, Wesley berkembang pesat dan mampu beradaptasi dari sisi kanan ke sisi kiri pertahanan. Nilainya kini diperkirakan meroket mendekati 60 juta euro, dan AS Roma berada dalam posisi kuat karena tidak memiliki tekanan untuk menjual.
Sebagai pembanding, bek Monaco, Vanderson, disebut sebagai opsi yang lebih terjangkau di kisaran 40 juta euro. Namun, fleksibilitas dan performa Wesley bersama timnas Brasil membuatnya tetap menjadi buruan utama sejumlah klub elite Eropa. Manajemen AS Roma disebut akan bersikap tegas terhadap valuasi sang pemain.
Di kompetisi Eropa, AS Roma dijadwalkan menghadapi Slovan Bratislava di Stadio Olimpico pada matchday kedua League Phase Liga Champions. Laga ini menjadi kesempatan bagi Giallorossi untuk meraih poin penuh setelah kekalahan dari Real Madrid. Dukungan suporter di kandang sendiri diharapkan menjadi modal berharga untuk meraih hasil maksimal.
Dengan kombinasi performa apik di liga domestik, munculnya talenta muda seperti Lulli dan Castro, serta strategi transfer yang matang, AS Roma tampak sedang membangun fondasi yang kokoh. Kemenangan atas Genoa menjadi bukti bahwa tim ini mampu merespons tekanan dengan baik. Jika konsistensi terus dijaga, bukan tidak mungkin AS Roma akan menjadi salah satu penantang serius di Serie A maupun di panggung Eropa musim ini.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Gazzetta, BBC Sport, Sport Witness, Liputan6, O Record
