Flamengo di Ambang Sejarah: Duel Sengit Lawan Palmeiras dan Mimpi Treble yang Mengguncang Brasil
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Persaingan menuju gelar Campeonato Brasileiro 2026 memasuki babak paling krusial, dan nama flamengo kembali menjadi pusat perhatian. Dengan koleksi 67 poin, klub berjuluk Rubro-Negro itu memimpin klasemen, hanya unggul satu angka atas Palmeiras yang membuntuti dengan 66 poin. Tujuh pertandingan tersisa bagi masing-masing tim, dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal dalam perburuan trofi.
Flamengo akan menghadapi Atlético-MG pada 26 Oktober di Maracanã, sementara Palmeiras lebih dulu menjamu Red Bull Bragantino pada 24 Oktober di Arena Barueri. Kedua klub juga masih terlibat di semifinal Copa Libertadores, sehingga manajemen skuad menjadi ujian tersendiri bagi pelatih Leonardo Jardim dan Abel Ferreira.
Jadwal Berat dan Rekor Pertemuan
Flamengo masih harus meladeni Atlético-MG, Vasco, Grêmio, Athletico-PR, Palmeiras, Coritiba, dan Chapecoense. Adapun Palmeiras akan bersua Red Bull Bragantino, Santos, Remo, Cruzeiro, Flamengo, Chapecoense, dan Coritiba. Menariknya, pada putaran pertama, Flamengo mengumpulkan 14 poin dari tujuh lawan tersisa, sedangkan Palmeiras meraih 15 poin dari calon lawannya. Selisih tipis ini menegaskan bahwa prediksi juara tidak bisa hanya bertumpu pada catatan masa lalu.
Duel langsung kedua raksasa dijadwalkan pada pekan ke-36 dengan status tuan rumah bagi Palmeiras. Laga ini bisa menjadi penentu arah juara: kemenangan Palmeiras akan membalikkan kepemimpinan, sementara kemenangan Flamengo akan memperlebar jarak. Hasil imbang akan menjaga persaingan tetap terbuka hingga dua pekan terakhir.
Ambisi Ganda di Libertadores
Di pentas kontinental, Flamengo akan menghadapi Estudiantes de La Plata pada leg kedua semifinal Copa Libertadores di Maracanã, Kamis (22/10). Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama, tim asuhan Leonardo Jardim hanya butuh kemenangan untuk melaju ke final. Jika kembali imbang, laga akan ditentukan melalui adu penalti. Sementara itu, Palmeiras bersua Fluminense. Potensi final antara kedua tim asal Portugal itu menambah tekanan pada jadwal yang sudah padat.
Dinamika Skuad: Paquetá Bersinar, Luiz Araújo Tersingkir
Di tengah persaingan ketat, Lucas Paquetá mencatatkan musim paling produktif dalam kariernya. Gelandang bernilai 42 juta euro itu telah mencetak 13 gol untuk Flamengo pada 2026, melampaui rekor pribadinya sebelumnya (12 gol pada 2018). Sepuluh gol tercipta dengan kaki kiri dan tiga melalui sundulan, menunjukkan fleksibilitasnya di bawah arahan Jardim. Paquetá menilai gol ke gawang Cruzeiro di babak 16 besar Libertadores sebagai momen paling berharga.
Sebaliknya, nasib berbeda dialami Luiz Araújo. Pemain bernomor punggung 7 itu kian tersisih dari rotasi utama. Dalam beberapa laga terakhir, Jardim lebih memilih Joaquín Freitas, remaja 19 tahun asal Argentina. Araújo hanya tampil dua kali dalam 10 pertandingan terakhir dan sempat membuat pelanggaran yang berbuah penalti bagi Santos. Meski telah mencatatkan 31 penampilan dan empat gol musim ini, masa depannya di Flamengo mulai dipertanyakan, dengan kemungkinan hengkang pada akhir tahun semakin terbuka.
Kabar Haru dari Legenda
Di luar lapangan, kabar bahagia datang dari mantan bintang Flamengo, Léo Moura. Ikon klub itu akan menjadi kakek pada usia 47 tahun setelah putrinya, Bella Moura (18), mengumumkan kehamilan pertamanya dengan Isaque Silva, pemain Shakhtar Donetsk. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial dan disambut haru oleh Léo Moura yang akan genap berusia 48 tahun pada 23 Oktober.
Dengan tujuh laga tersisa, Flamengo berada di persimpangan antara kejayaan domestik dan Eropa. Konsistensi, manajemen beban, serta keberuntungan akan menentukan apakah Rubro-Negro mampu mengakhiri musim dengan trofi. Satu hal yang pasti, nama Flamengo akan terus bergema di jagat sepak bola Brasil hingga pekan terakhir.
