UNESA Juara Putra dan UM Rebut Gelar Putri Campus League 2026 di GOR Pertamina ITS
Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Gelaran Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya akhirnya tuntas dengan cerita manis bagi dua kampus besar di Jawa Timur. UNESA Juara Putra dan UM Rebut Gelar Putri Campus League 2026 menjadi penutup kompetisi yang berlangsung sengit di GOR Pertamina ITS, Selasa (20/10/2026). Universitas Negeri Surabaya memastikan trofi sektor putra setelah menaklukkan Universitas Negeri Malang dengan skor 2-0, sementara UM membawa pulang gelar sektor putri usai mengumpulkan 16 poin sepanjang rangkaian pertandingan.
Laga final putra berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun UNESA tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dua gol yang tercipta pada babak pertama menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Ramzi Faiz Setiawan membuka keunggulan pada menit kedelapan, kemudian Ahmad Arifinto menggandakan skor hanya satu menit berselang. Keunggulan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Ketatnya pertandingan final putra juga terlihat dari lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit. UNESA menerima tiga kartu, sedangkan UM mendapatkan dua kartu. Intensitas duel yang tinggi, tekel-tekel keras, dan tekanan psikologis di laga puncak membuat wasit cukup sering meniup peluit. Meski demikian, pertandingan tetap berjalan sportif dan disaksikan antusias oleh pendukung kedua kampus.
Bagi UNESA, keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan futsal mahasiswa. Dukungan suporter yang memadati tribun GOR Pertamina ITS disebut menjadi energi tambahan bagi para pemain. Kemenangan atas UM sekaligus menegaskan dominasi UNESA di sektor putra pada edisi Campus League 2026 kali ini. Gelar UNESA Juara Putra dan UM Rebut Gelar Putri Campus League 2026 pun menjadi narasi utama yang menutup kompetisi.
Di sektor putri, UM tampil sebagai yang terbaik dengan koleksi 16 poin. Konsistensi sepanjang fase grup hingga partai-partai penentuan membuat UM sulit tergeser dari puncak klasemen. Hasil ini memperlihatkan bahwa persaingan futsal putri antarperguruan tinggi di Jawa Timur semakin kompetitif dari tahun ke tahun.
Kompetisi Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur. Format kompetisi yang mempertemukan kampus-kampus besar membuat setiap pertandingan berlangsung ketat, baik di sektor putra maupun putri. Tidak heran jika isu UNESA Juara Putra dan UM Rebut Gelar Putri Campus League 2026 menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa dan pecinta futsal kampus.
Berikut ringkasan hasil akhir Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya:
| Sektor | Juara | Keterangan |
|---|---|---|
| Putra | UNESA | Menang 2-0 atas UM di final |
| Putri | UM | Mengumpulkan 16 poin |
Dua gol kemenangan UNESA di final menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang baik. Ramzi Faiz Setiawan dan Ahmad Arifinto menjadi nama yang paling disorot. Kombinasi serangan cepat dan disiplin bertahan menjadi kunci keberhasilan tim asuhan tuan rumah. Sementara itu, UM harus puas di posisi runner-up meski telah berjuang keras hingga peluit akhir.
Dari sisi penyelenggaraan, GOR Pertamina ITS menjadi saksi bagaimana atmosfer kompetisi antarperguruan tinggi mampu menghadirkan tontonan menarik. Sorak-sorai pendukung, koreografi sederhana di tribun, serta semangat sportivitas mewarnai jalannya pertandingan. Panitia menilai antusiasme penonton meningkat dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
Ke depan, hasil Campus League 2026 ini diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan futsal kampus. UNESA memiliki modal untuk mempertahankan tradisi juara di sektor putra, sedangkan UM berpeluang membangun dominasi di sektor putri. Persaingan keduanya diprediksi kembali memanaskan kompetisi musim berikutnya. Isu UNESA Juara Putra dan UM Rebut Gelar Putri Campus League 2026 pun akan terus dikenang sebagai salah satu edisi paling kompetitif.
Secara keseluruhan, Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya berjalan lancar dan meriah. Gelar juara putra untuk UNESA serta gelar putri untuk UM menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di perguruan tinggi terus berkembang. Kompetisi seperti ini tidak hanya menumbuhkan prestasi, tetapi juga mempererat hubungan antarkampus di Jawa Timur.
Penulis: Oktavianus A
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
