Kapolri Suyudi Ario Seto Bongkar Strategi Besar Polri: Gebrak Judi Online hingga Jamin Kesembuhan Korban Ojol
Kalimantan Update – 28 Oktober 2026 | JAKARTA – Nama Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali menjadi sorotan publik. Dalam rangkaian agenda yang padat pada Selasa, 27 Oktober 2026, Kapolri Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen Polri untuk memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan mutu pelayanan publik, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Komitmen itu disampaikan langsung di Jakarta sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Menurut Suyudi Ario Seto, tugas kepolisian tidak boleh berhenti pada rutinitas, melainkan harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika situasi keamanan, sosial, maupun ekonomi. Ia menyadari bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen mendukung pelaksanaan Asta Cita pemerintah, khususnya Asta Cita ke-2 dan Asta Cita ke-7.
“Kami menyadari bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pelaksanaan Asta Cita pemerintah, khususnya Asta Cita ke-2 dan Asta Cita ke-7,” ujar Jenderal Suyudi di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Perang Terhadap Kejahatan Digital
Pada hari yang sama, Kapolri Suyudi Ario Seto menerima audiensi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Pertemuan tertutup tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam menjaga keamanan ruang digital, mulai dari penanganan penipuan daring, judi online, penyebaran hoaks, hingga penipuan berkedok hubungan asmara atau love scam.
Dalam konferensi pers usai pertemuan, Suyudi Ario Seto menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang belum diimbangi secara merata dengan literasi digital masyarakat. Kondisi itu membuat banyak warga rentan menjadi korban kejahatan di ruang digital. “Karena ini terus terang sangat mengganggu dan sangat meresahkan masyarakat,” kata Suyudi.
Ia menegaskan seluruh jajaran Polri akan menindak tegas segala bentuk kejahatan siber. Selain kejahatan finansial daring, Polri dan Kementerian Komdigi juga memberi perhatian khusus pada maraknya penyebaran berita bohong yang berpotensi memecah belah persatuan publik. Penguatan regulasi bersama dinilai menjadi kunci utama untuk membersihkan ruang digital dari informasi menyesatkan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid mengapresiasi langkah Polri dalam mengungkap jaringan judi online yang tidak hanya beroperasi di dalam negeri, tetapi juga memiliki keterkaitan lintas negara. Menurutnya, kompleksitas persoalan digital membutuhkan penanganan bersama melalui langkah pencegahan dan penegakan hukum. “Permasalahan ini cakupannya sangat luas apabila hanya dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan Polri menjadi amat penting dalam kerangka gabungan antara langkah preventif dan langkah penegakan hukum,” kata Meutya.
Empati untuk Korban Ojol
Bukan hanya soal penegakan hukum, sisi humanis Kapolri Suyudi Ario Seto juga tampak dalam penanganan kasus kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol), Hasan Syukur (56). Hasan ditabrak mobil listrik BYD di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026) sore. Mobil tersebut juga menabrak empat kendaraan lainnya.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Suyudi menyatakan Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total. Ia juga merekomendasikan agar korban dirujuk untuk menjalani perawatan lanjutan di RS Polri Kramat Jati demi memastikan penanganan medis secara optimal.
“Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total,” ujar Suyudi. Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui empati dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.
Sebagai tindak lanjut, Kapolri memerintahkan Karumkit Tk. I Pusdokkes Polri bersama jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menjenguk korban serta memberikan pendampingan moril dan materiil kepada keluarga Hasan.
Langkah Nyata di Berbagai Sektor
Dalam bidang penegakan hukum, Polri terus memperkuat pemberantasan narkoba, judi daring, premanisme, pemerasan, dan berbagai tindak pidana yang merugikan masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk melindungi perekonomian nasional, menjaga kepastian hukum, serta menciptakan iklim usaha yang aman. Polri juga memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, pekerja, dan korban tindak pidana perdagangan orang.
Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri memfasilitasi penyelesaian persoalan hubungan industrial, pemulihan hak pekerja, dan penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan. Pendekatan humanis pun terus dikedepankan dalam pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa dan penanganan konflik sosial.
Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan Suyudi Ario Seto membawa arah baru bagi Polri, yaitu penegakan hukum yang tegas namun tetap berkeadilan, didukung pelayanan publik yang humanis dan sinergi lintas lembaga yang kuat.
Dengan komitmen yang konsisten, Polri di bawah kepemimpinan Suyudi Ario Seto diharapkan mampu menjawab keresahan publik, menjaga stabilitas nasional, serta menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Kolaborasi dengan Komdigi dan berbagai pihak menjadi bukti bahwa keamanan, baik di ruang nyata maupun ruang digital, adalah tanggung jawab bersama yang harus terus diperkuat demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
