Nonton GP Akhir Pekan Ini: Veda Ega Ukir Podium di Sepang, Kimi Antonelli Incar Gelar di Meksiko
Kalimantan Update – 02 November 2026 | Antusiasme penggemar balap Tanah Air kembali memuncak pada akhir pekan ini. Bagi Anda yang bersiap nonton GP bersama keluarga atau komunitas, dua ajang bergengsi menyajikan cerita berbeda namun sama-sama menarik: Moto3 Malaysia di Sirkuit Sepang dan Formula 1 GP Meksiko di Autódromo Hermanos Rodríguez. Dari lintasan Sepang, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menorehkan momen emosional ketika finis sebagai runner-up pada Minggu (1/11), disaksikan langsung oleh ayah, ibu, adik, dan sepupunya dari tribun sirkuit.
Veda, yang membela Honda Team Asia, memulai balapan dari posisi kedelapan. Ia butuh sekitar sepertiga balapan untuk merangsek ke rombongan depan, sebelum akhirnya mengunci posisi kedua. Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik pembalap berstatus rookie itu sepanjang musim ini. “Saya sangat bahagia meraih podium di Sepang, khususnya karena semua anggota keluarga saya hadir di sini,” ujar Veda usai balapan.
Podium di Malaysia menjadi yang kedua bagi Veda di Moto3 2026 setelah sebelumnya finis ketiga di GP Brasil pada Maret. Koleksinya kini hampir lengkap: pole position, podium ketiga, dan podium kedua. Yang masih kurang tinggal kemenangan seri. Tambahan 20 poin membuat Veda mengantongi 131 poin dan naik ke peringkat ketujuh klasemen, melewati Valentin Perrone. Pengalaman nonton GP secara langsung rupanya memberi energi tersendiri bagi sang pembalap maupun keluarganya.
“Saya akan menikmati hari ini. Namun, setelah itu harus fokus lagi karena pekan depan masih ada balapan,” kata Veda menegaskan ambisinya.
GP Meksiko: Panggung Bersejarah Kimi Antonelli
Perhatian dunia balap juga tertuju ke Meksiko. Formula 1 Gran Premio de La Ciudad de México 2026 digelar pada 1–2 November 2026, dengan sesi kualifikasi Minggu (1/11) pukul 03.55 WIB dan balapan utama Senin (2/11) pukul 02.55 WIB. Bagi penggemar yang memilih nonton GP dari rumah, siaran eksklusif tersedia melalui platform streaming Vidio.
Balapan ini berpotensi menjadi momen bersejarah bagi Kimi Antonelli. Pembalap Mercedes tersebut memimpin klasemen dengan 365 poin setelah memenangi GP Amerika Serikat di Austin, unggul 123 poin atas George Russell (242 poin) dan 124 poin atas Lewis Hamilton (241 poin). Dengan lima seri tersisa, peluangnya mengunci gelar juara dunia pertama semakin terbuka lebar, bahkan bisa dipastikan di Meksiko bila syarat perolehan poin terpenuhi.
Sirkuit Autódromo Hermanos Rodríguez memiliki panjang 4,304 kilometer dengan 71 putaran. Berada lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, sirkuit ini menuntut tim mengatur performa mesin, aerodinamika, dan strategi ban secara cermat. Di klasemen konstruktor, Mercedes memimpin dengan 607 poin, diikuti Ferrari 474 poin, sementara Red Bull Racing dan McLaren sama-sama mengoleksi 355 poin.
Menariknya, gelaran balap juga menyentuh level nasional. Yamaha baru saja menuntaskan MAXi Race di Boyolali (17–18/10) yang menghadirkan MAXi GP dan MAXi Drag Battle dengan lebih dari 88 starter. Ajang ini membuktikan bahwa budaya nonton GP dan semangat kompetisi sehat terus tumbuh, dari sirkuit internasional hingga lintasan komunitas.
Bagi pembalap, tim, dan penggemar, akhir pekan ini adalah perpaduan emosi, strategi, dan sejarah. Veda Ega membuktikan bahwa dukungan keluarga di tribun menjadi bahan bakar moral di lintasan, sementara Antonelli berdiri di ambang tonggak karier. Keduanya mengingatkan bahwa keputusan nonton GP bukan sekadar hiburan, melainkan cara menyaksikan lahirnya cerita-cerita besar dalam dunia balap.
Pada akhirnya, Moto3 Malaysia dan F1 GP Meksiko menawarkan dua narasi yang saling melengkapi: perjuangan seorang rookie yang menembus batas dan seorang pembalap muda yang berpeluang mengukir sejarah. Bagi penggemar di Indonesia, keduanya layak masuk agenda akhir pekan, baik di sirkuit, di layar kaca, maupun melalui perangkat digital.
Penulis: Rudi Hamdani | Editor: Sukardi | Sumber: Nusadaily.com, Bisnisia.id, Bola.com, Radar Indramayu
