Bunga Desaku Tingkatkan Penerbitan Dokumen Kependudukan Kukar hingga 300 Ribu per Tahun
Kalimantan Update – 04 November 2026 | Inovasi Bunga Desaku Tingkatkan Penerbitan Dokumen Kependudukan Kukar hingga 300 Ribu per Tahun menjadi terobosan signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Program yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar sejak 2023 ini kini menunjukkan hasil nyata dengan melampaui 300 ribu dokumen per tahun, naik drastis dari sebelumnya yang hanya berkisar 50 ribu hingga 100 ribu dokumen.
Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, mengungkapkan bahwa melalui Bunga Desaku, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan langsung melalui kantor desa dan kelurahan. “Dokumen yang kami terbitkan sudah melampaui 300 ribu dalam setahun. Biasanya hanya sekitar 50 ribu hingga 100 ribu, tetapi sekarang sudah melampaui 300 ribu,” ujarnya di Tenggarong, Jumat (30/11/2026).
Peningkatan ini tidak terlepas dari perubahan pola pelayanan yang sebelumnya terpusat di kantor Disdukcapil Tenggarong. Kini, pemerintah desa dan kelurahan memiliki akses penuh untuk melayani masyarakat, sehingga warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh. Setiap dokumen yang selesai diproses langsung dikirim melalui email atau WhatsApp, memungkinkan pemohon mengunduh dan mencetak dokumen tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
Bunga Desaku Tingkatkan Penerbitan Dokumen Kependudukan Kukar hingga 300 Ribu per Tahun juga dinilai berhasil menekan praktik percaloan. Iryanto menegaskan bahwa layanan resmi kini tersedia di desa, sehingga masyarakat tidak perlu menggunakan jasa pihak ketiga yang belum tentu menjamin keabsahan dokumen. “Sekarang layanan sudah ada di desa. Jadi, untuk apa lagi menggunakan calo? Cukup datang ke desa, aman, dan dokumennya valid,” tegasnya.
Meski belum dapat memastikan praktik percaloan hilang sepenuhnya, Iryanto mengklaim keluhan masyarakat terkait penipuan jasa pengurusan dokumen sudah jauh berkurang. Penguatan pelayanan di desa dan kelurahan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah dijangkau.
Keberhasilan Bunga Desaku Tingkatkan Penerbitan Dokumen Kependudukan Kukar hingga 300 Ribu per Tahun juga mendapat pengakuan. Inovasi ini meraih penghargaan sebagai inovasi daerah terbaik pertama karena dinilai mampu memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Ke depan, Disdukcapil Kukar berupaya menyederhanakan persyaratan administrasi melalui pemanfaatan sistem informasi kependudukan. Data yang sudah tersedia dalam sistem tidak perlu lagi diminta dalam bentuk dokumen tambahan dari masyarakat. “Kami berharap pengembangan Bunga Desaku dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga seluruh masyarakat Kukar memperoleh kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan,” tutup Iryanto.
Dengan capaian ini, Bunga Desaku Tingkatkan Penerbitan Dokumen Kependudukan Kukar hingga 300 Ribu per Tahun menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik yang tepat sasaran mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat. Program ini tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga mendekatkan layanan kepada warga, mengurangi biaya dan waktu, serta meminimalisir praktik tidak resmi. Ke depan, diharapkan semakin banyak daerah mengadopsi model serupa untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan transparan.
