Kalimantan Update – 09 Oktober 2026 | Jelang bergulirnya piala asia afc 2027, Timnas Indonesia dipastikan tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand berdasarkan hasil undian resmi AFC. Turnamen edisi ke-19 yang bakal diikuti 24 negara itu dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Hasil undian tersebut langsung memunculkan label grup neraka bagi skuad Garuda, mengingat Jepang merupakan kolektor empat gelar juara dan Qatar adalah juara bertahan dua edisi terakhir.
Meski berada di grup yang berat, pelatih Timnas Indonesia John Herdman justru menyambut positif hasil undian piala asia afc 2027. Mantan pelatih Timnas Kanada itu menilai pertemuan melawan tim-tim papan atas Asia menjadi kesempatan berharga untuk menguji level permainan Indonesia sekaligus mengukur sejauh mana perkembangan skuad Garuda setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
“Menurut saya pertama, kita tergabung di grup yang berat, itulah yang kami inginkan, Jepang, Qatar. Jepang dan Qatar adalah tim yang pernah mengalahkan Kanada, itu pengalaman yang sudah saya miliki. Saya tahu saya bisa kalahkan mereka,” kata John Herdman dalam keterangannya di kanal YouTube Liputan6.
Herdman menegaskan bahwa kunci utama menghadapi lawan-lawan tangguh terletak pada konsistensi identitas permainan menyerang serta mentalitas bertanding yang tidak mudah goyah di lapangan. Menurutnya, Indonesia harus tampil lebih gigih, pantang menyerah, dan mampu mempertahankan identitas permainan menyerang selama mungkin di setiap pertandingan.
Jadwal Lengkap Grup F
Seluruh pertandingan Grup F dimainkan di Arab Saudi dengan format setengah kompetisi atau single round-robin. Artinya, setiap tim menghadapi seluruh anggota grup satu kali. Juara grup dan runner-up grup melaju ke babak 16 besar, sementara peringkat ketiga grup akan dibuatkan mini klasemen untuk memperebutkan empat tiket tersisa. Berikut jadwal lengkap laga Timnas Indonesia di fase grup piala asia afc 2027:
| Tanggal | Pertandingan | Keterangan |
|---|---|---|
| 11 Januari 2027 | Indonesia vs Jepang | Laga pembuka Grup F |
| 16 Januari 2027 | Indonesia vs Qatar | Duel melawan juara bertahan |
| 20 Januari 2027 | Indonesia vs Thailand | Laga penentu terakhir |
Selain kesiapan taktis, faktor cuaca di venue pertandingan dinilai Herdman bakal menguntungkan kondisi fisik para pemainnya. Ia optimistis para pemain dapat menjaga kebugaran dan menerapkan skema permainan secara maksimal tanpa kendala kelembapan udara yang ekstrem, berbeda dengan kondisi yang biasa mereka hadapi di Indonesia.
“Kami tidak akan bermain dengan tingkat kelembapan dan panas yang biasa kami hadapi di sini. Jadi mobil balap kami akan mendapat lintasan yang lebih familiar, saya antusias itu karena menurut saya kita bisa mempertahankan identitas permainan untuk waktu yang lebih lama,” jelasnya.
Harapan Naturalisasi dan Pemain Diaspora
Demi mengejar target di piala asia afc 2027, Indonesia disebut siap menambah pemain naturalisasi dan diaspora baru. Herdman berharap Mees Hilgers dan Miliano Jonathans segera bergabung memperkuat skuad Garuda. Keduanya dinilai memiliki level performa bagus dan sudah akrab dengan kompetisi Eropa meski saat ini masih dalam tahap pemulihan cedera.
“Kami masih memiliki Mees Hilgers dan Miliano Jonathans, Marselino Ferdinan, dan Adrian Wibowo. Masih banyak pemain-pemain lain yang diharapkan bisa gabung tim nasional,” kata Herdman. Ia juga menyebut akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan, termasuk pemain yang belum pernah bekerja sama dengannya dan pemain yang kembali setelah cedera.
Evaluasi skuad menjadi pekerjaan rumah penting, terutama di sektor lini belakang. Absennya kapten Jay Idzes sempat mengurangi kekuatan pertahanan Indonesia yang kebobolan empat gol sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Mengingat calon lawan di piala asia afc 2027 seperti Jepang, Qatar, dan Thailand dikenal memiliki pemain depan yang tajam, PSSI diprediksi akan melakukan naturalisasi tambahan di sektor pemain belakang.
Herdman juga menilai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi persiapan penting bagi skuadnya. Ia mengakui waktu latihan bersama pemain inti masih terbatas, sehingga pekerjaan rumah taktis masih harus diselesaikan sebelum turnamen bergulir. Menanggapi status Indonesia yang tidak diunggulkan saat bersua Jepang dan Qatar, Herdman meminta anak asuhnya untuk tidak gentar dan justru memanfaatkan status underdog sebagai pelecut semangat persatuan tim.
Dengan persiapan yang matang, tambahan amunisi baru, serta mentalitas pantang menyerah, Timnas Indonesia berpeluang memberikan kejutan di panggung Asia. Perjalanan Garuda di Grup F akan menjadi ujian sesungguhnya bagi program pembinaan dan naturalisasi yang tengah dijalankan PSSI menjelang piala asia afc 2027.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: VIVA, Radar Cirebon, Tirto.id, AFC, Suara.com

