IPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri, 59 Peserta Ikut serta
Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | IPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia olahraga di Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan yang digelar di Banjarmasin ini diikuti 59 peserta yang terdiri dari calon pelatih dan perangkat pertandingan pencak silat. Sertifikasi ini menjadi upaya nyata Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalsel dalam meningkatkan standar kepelatihan, kompetensi perangkat pertandingan, serta kualitas pembinaan atlet daerah.
Kegiatan sertifikasi menghadirkan pemateri dari Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Kalsel. Para pemateri terdiri dari wasit juri internasional dan pelatih nasional yang memiliki kompetensi untuk membekali peserta sesuai kebutuhan pembinaan pencak silat. Dengan menghadirkan tenaga ahli berpengalaman, peserta diharapkan mampu menyerap ilmu dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan olahraga pencak silat terkini.
Perbanyak Pelatih Berkualitas
Ketua Umum Pengprov IPSI Kalsel, H Supri Muyono, mengatakan bahwa sertifikasi ini diarahkan untuk memperbanyak tenaga pelatih berkualitas dan meningkatkan kemampuan wasit juri dalam mendukung perkembangan pencak silat di Kalsel. Menurutnya, dengan semakin banyaknya pelatih berkualitas, pengembangan pembibitan dan peningkatan prestasi atlet akan lebih leluasa. Daerah harus memiliki visi nasional dalam membangun pembinaan olahraga.
Supri menegaskan bahwa ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor penting dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat prestasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit juri perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pembinaan dan pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai standar yang berlaku.
Materi Sertifikasi Tiga Hari
Supri menjelaskan bahwa materi sertifikasi berlangsung selama tiga hari, meliputi coaching atau kepelatihan, peraturan terbaru pencak silat tahun 2026, norma dan etika, motivasi, mentalitas wasit juri, serta praktik lapangan. Pembaruan regulasi menjadi salah satu materi penting agar pelatih dan perangkat pertandingan memahami ketentuan terbaru dan mampu menerapkannya dalam proses latihan maupun pertandingan.
Berikut rincian materi yang diberikan kepada peserta:
- Coaching atau kepelatihan dasar dan lanjutan
- Peraturan terbaru pencak silat tahun 2026
- Norma dan etika sebagai pelatih serta wasit juri
- Motivasi dan mentalitas wasit juri
- Praktik lapangan sesuai standar pertandingan
Selain itu, IPSI Kalsel tengah mempersiapkan agenda kejuaraan tahunan berupa Piala Bergilir Ketua Umum Pengprov IPSI Kalsel yang direncanakan berlangsung pada pertengahan November 2026 di Banjarmasin. Kejuaraan tersebut akan mempertandingkan kelompok usia dini, praremaja, remaja hingga dewasa.
Dukung Kejuaraan dan Regenerasi Atlet
Selain meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, IPSI Kalsel membuka peluang pengembangan kapasitas pelatih melalui program di tingkat internasional. Peluang tersebut berkaitan dengan persiapan kejuaraan dunia di Uzbekistan serta program penempatan di Australia selama enam bulan dalam rangka persiapan menuju Olimpiade.
Supri berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan pelatih, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan ditularkan kepada pelatih lain di Kalimantan Selatan. Dengan demikian, IPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri tidak hanya berdampak pada peserta, tetapi juga pada ekosistem pembinaan secara keseluruhan.
Apresiasi Dispora Kalsel
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Heru Susmianto, mengapresiasi pelaksanaan sertifikasi yang dinilai mendukung penguatan pembinaan olahraga. Menurutnya, peningkatan kompetensi pelatih dan perangkat pertandingan harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet. Pemahaman terhadap regulasi terbaru akan membantu atlet dan pelatih mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi secara lebih terarah.
Heru menambahkan bahwa pembinaan perangkat pertandingan diharapkan turut berpengaruh terhadap pembinaan atlet. Dengan memahami regulasi terbaru, pelatih dan atlet dapat meningkatkan kualitas persiapan serta kemampuan mereka. Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang memiliki banyak peminat di Kalimantan Selatan. Karena itu, penguatan pembinaan melalui peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan regenerasi atlet dan mendorong peningkatan prestasi daerah.
Melalui IPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri, diharapkan lahir lebih banyak tenaga pelatih dan wasit juri berkualitas yang mampu membawa pencak silat Kalimantan Selatan bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Sertifikasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan
