Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | Manchester City Kalahkan Liverpool 3 0 di Anfield menjadi headline utama setelah The Citizens memperpanjang catatan sempurna mereka di Premier League musim 2026/2027. Dalam laga yang digelar Minggu (11/10/2026), tim asuhan Enzo Maresca itu menundukkan tuan rumah Liverpool dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan ini tidak hanya mempertahankan posisi puncak klasemen, tetapi juga menjadi jawaban di tengah sorotan terhadap persoalan finansial klub.
Gol-gol kemenangan City dicetak oleh Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki. Haaland membuka keunggulan pada babak pertama, disusul Doku dan Cherki yang memastikan tiga poin di hadapan pendukung Liverpool. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi The Reds, yang harus menelan kekalahan pertama mereka di liga musim ini dan turun ke peringkat kesembilan klasemen.
Kemenangan Manchester City Kalahkan Liverpool 3 0 di Anfield juga mempertegas rekor enam kemenangan beruntun City sejak awal musim. Meski demikian, pertandingan ini berlangsung di bawah bayang-bayang keputusan liga yang menyatakan klub bersalah atas 114 pelanggaran terkait aturan finansial. City telah mengajukan banding, sehingga proses hukum masih berlanjut. Namun, Enzo Maresca menegaskan bahwa fokus tim tetap pada permainan.
“Kami berbicara tiga hari sebelum laga dan meminta para pemain untuk hanya memikirkan pertandingan. Tekanan di luar lapangan adalah hal yang tidak bisa kami kontrol, tetapi cara kami bermain adalah yang bisa kami kendalikan,” ujar Maresca dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih asal Italia itu juga memuji mentalitas para pemainnya. Menurutnya, kemampuan menghadapi tekanan eksternal menjadi faktor kunci dalam kemenangan Manchester City Kalahkan Liverpool 3 0 di Anfield. “Ini bukan hanya tentang kualitas teknis, tetapi juga kekuatan mental. Para pemain menunjukkan karakter juara,” tambahnya.
Di sisi lain, Liverpool harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini membuat mereka tertinggal jauh dari puncak klasemen dan menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi skuad asuhan pelatih mereka. Anfield yang biasanya menjadi benteng kuat, kali ini harus tunduk pada efisiensi City.
Secara statistik, City tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen dan menciptakan 15 peluang, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Liverpool hanya mampu melepaskan sembilan tembakan dengan tiga tepat sasaran. Berikut perbandingan data kedua tim:
| Statistik | Manchester City | Liverpool |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan | 15 | 9 |
| Tembakan ke Gawang | 8 | 3 |
| Pelanggaran | 10 | 14 |
Kemenangan ini juga menjadi pembuktian bagi Rayan Cherki, yang baru bergabung dan langsung mencetak gol penting. Sementara itu, Erling Haaland terus menunjukkan ketajamannya sebagai top skor sementara liga. Kombinasi Haaland, Doku, dan Cherki di lini depan membuat pertahanan Liverpool kewalahan sepanjang pertandingan.
Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi alarm bahwa mereka perlu segera bangkit. Posisi kesembilan adalah hasil terburuk mereka dalam beberapa musim terakhir. Pelatih dan pemain dituntut untuk segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi laga-laga berikutnya.
Di kubu City, meskipun masalah finansial masih menghantui, performa di lapangan tetap impresif. Manajemen klub terus mendukung tim sambil menunggu hasil banding. Jika banding diterima, City dapat terbebas dari sanksi berat. Namun, jika ditolak, konsekuensi bisa mempengaruhi masa depan klub.
Pertandingan Manchester City Kalahkan Liverpool 3 0 di Anfield akan dikenang sebagai momen di mana sepak bola dan isu di luar lapangan bertemu. City menunjukkan bahwa di atas rumput hijau, mereka masih menjadi kekuatan yang sulit ditandingi. Sementara Liverpool harus mengakui keunggulan lawan dan segera mencari solusi.
Dengan kemenangan ini, City semakin kokoh di puncak klasemen dengan 18 poin dari enam laga. Liverpool tertahan di posisi sembilan dengan tujuh poin. Persaingan liga masih panjang, tetapi pesan dari Anfield sudah jelas: Manchester City adalah tim yang harus dikalahkan jika ingin merebut gelar.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

