Aulia Rahman Basri Minta Pejabat yang Baru Dilantik Langsung Bekerja, 64 Pejabat Kukar Resmi Dilantik

Foto: Istimewa

Aulia Rahman Basri Minta Pejabat yang Baru Dilantik Langsung Bekerja, 64 Pejabat Kukar Resmi Dilantik

Kalimantan Update – 03 Oktober 2026 | TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri secara tegas meminta para pejabat yang baru dilantik untuk langsung bekerja dan tidak bersikap pasif. Permintaan itu disampaikan saat memimpin pengambilan sumpah jabatan 64 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar di Pendopo Bupati Odah Etam, Tenggarong, Jumat (2/10/2026). Dalam arahannya, Aulia Rahman Basri minta pejabat yang baru dilantik langsung bekerja, memiliki inisiatif, dan segera menyelesaikan setiap permasalahan di tempat tugas masing-masing.

“Saya berharap Bapak-Ibu sekalian tidak menjadi pejabat yang pasif. Segera bekerja dan memiliki inisiatif untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di tempat Bapak-Ibu sekalian,” tegas Aulia di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang ditempatkan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Pemkab Kukar. Menurut Aulia, pejabat baru harus mampu menjadi eksekutor sekaligus akselerator pembangunan. Ia juga menekankan pentingnya inisiatif dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja, tanpa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jadilah pejabat yang aktif. Memiliki inisiatif untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di tempat Bapak-Ibu sekalian,” imbuhnya. Ia juga meminta para pejabat mencari peluang kerja sama dengan pihak lain maupun kelompok masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Kita membutuhkan pejabat yang luar biasa. Suka tidak suka, Bapak-Ibu hari ini berada di jabatan masing-masing dan harus menjalankan tanggung jawabnya,” ujarnya. Aulia berharap rotasi dan penempatan jabatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para pejabat untuk membawa ide dan pemikiran baru di lingkungan kerja masing-masing.

Ia menegaskan, Pemkab Kukar membutuhkan pejabat yang mampu menjadi eksekutor sekaligus akselerator agar target pembangunan daerah dapat dicapai. “Jangan menjadi penghambat proses kita untuk mencapai target pembangunan. Kita berharap Bapak-Ibu bisa menjadi akselerator,” pungkasnya. Permintaan Aulia Rahman Basri minta pejabat yang baru dilantik langsung bekerja menjadi penekanan utama dalam pelantikan kali ini.

Adapun 64 pejabat yang dilantik mengisi berbagai posisi, mulai dari sekretaris perangkat daerah, kepala bidang, kepala seksi, kepala subbagian, kepala UPT hingga jabatan fungsional. Sejumlah jabatan strategis diisi Mopfiyanto Ramadhan sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sofyar Ardanie Sriananda sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Endri Rosandi sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM, serta Dedy Mulyadi sebagai Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Selanjutnya, Rini Sulistiyowati dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, M. Taufik Rahmani sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan, Samsiar sebagai Sekretaris Dinas Perkebunan, serta Yudiarta sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pada level kepala bidang, terdapat Sofyan Agus sebagai Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Robby Indera sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Chairy Wardhani sebagai Pj Kepala Bidang Prasarana dan Pengawasan LLAJ Dinas Perhubungan, serta Rahmad Fitriadi sebagai Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Penempatan juga mencakup sejumlah jabatan di Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, BKPSDM, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sementara di sektor pelayanan teknis, sejumlah pejabat dipercaya memimpin UPT, di antaranya UPT Balai Benih Ikan Tirta Jaya Sanga Sanga, UPT Pelayanan Sosial Asuhan Anak Dinas Sosial, UPT Balai Benih Pembantu Tanaman Pangan, UPT Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, UPT Rumah Pemotongan Hewan dan Pasar Hewan, serta UPT Pembibitan Sapi Potong Muara Kaman.

Selain itu, sejumlah pejabat lainnya ditempatkan pada UPT Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah yang mencakup beberapa wilayah, antara lain Loa Kulu-Loa Janan, Sanga-Sanga-Anggana, Muara Jawa-Samboja-Samboja Barat, Muara Badak-Marang Kayu, Tenggarong-Tenggarong Seberang hingga Kembang Janggut-Tabang. Tidak hanya jabatan struktural, terdapat pula pengangkatan pejabat fungsional, di antaranya Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Analis Kebijakan Ahli Pertama serta Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama.

Dengan penempatan ini, Aulia Rahman Basri minta pejabat yang baru dilantik langsung bekerja dan tidak menunda pekerjaan. Ia berharap seluruh pejabat dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Kukar untuk memperkuat kinerja birokrasi dalam menghadapi sisa tahun 2026 dan menyongsong perencanaan 2027.

Ke depan, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Dibutuhkan sinergi antara pejabat struktural dan fungsional, serta dukungan seluruh aparatur. Jika semua elemen bergerak aktif dan inovatif, target pembangunan Kukar dapat tercapai. Masyarakat pun berharap para pejabat yang baru dilantik mampu membawa perubahan positif dan memberikan pelayanan terbaik. Dengan demikian, harapan Aulia Rahman Basri minta pejabat yang baru dilantik langsung bekerja dapat terwujud dalam aksi nyata di lapangan.

Penulis: Syaifullah, Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Editor: Syaifullah, Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: UpdateKaltim.com