Kalimantan Update – 17 Oktober 2026 | Sebanyak 70 SPPG di Kukar Siap Beroperasi 17 Diantaranya Berada di Wilayah 3T menjadi sorotan utama dalam upaya perluasan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengungkapkan bahwa seluruh fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut telah selesai dibangun, namun pengoperasiannya masih menunggu proses verifikasi dan persetujuan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kebijakan moratorium pembukaan SPPG baru membuat pengoperasian hanya dapat dilakukan setelah ada kepastian dari pemerintah pusat.
Dari total 70 unit yang telah berdiri, 17 SPPG berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sementara 53 unit lainnya tersebar di kawasan aglomerasi. Wilayah 3T yang dimaksud meliputi Kecamatan Tabang, Kenohan, Muara Muntai, Anggana, serta kawasan Jonggon. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan gizi hingga ke daerah-daerah dengan tantangan geografis yang cukup berat.
“Komitmen dari Kepala BGN kemarin ketika Zoom dengan kami, beliau menyampaikan bahwa insyaallah semua dokumen SPPG, termasuk yang berada di wilayah 3T dan aglomerasi, yang sudah terbangun akan dioperasikan,” kata Sunggono usai menerima kunjungan kerja Direktur Manajemen Risiko BGN di Kukar, Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka peresmian SPPG 3T secara serentak di wilayah tengah yang dipusatkan di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana.
Meski demikian, Sunggono menegaskan bahwa pengoperasian ini tidak berarti membuka peluang pembangunan SPPG baru. “Tidak ada penambahan SPPG baru. SPPG yang akan diresmikan dan dioperasionalkan adalah yang sudah terbangun selama ini, sudah selesai, sudah terverifikasi, dan sudah termasuk dalam portal BGN,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa seluruh fasilitas yang telah terbangun tetap disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi di Kukar.
Kepastian waktu pengoperasian seluruh fasilitas tersebut masih menunggu tindak lanjut kebijakan dan proses administrasi dari BGN. Pemerintah Kabupaten Kukar berharap agar verifikasi dapat segera rampung sehingga pelayanan gizi dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah 3T. 70 SPPG di Kukar Siap Beroperasi 17 Diantaranya Berada di Wilayah 3T menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung program gizi nasional, meski masih terdapat sejumlah tahapan administratif yang harus dilalui.
Sebagai informasi, SPPG merupakan unit pelayanan yang berfungsi memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan anak sekolah. Dengan beroperasinya 70 SPPG di Kukar, diharapkan kualitas gizi masyarakat dapat meningkat secara signifikan, terutama di daerah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Pemerintah Kabupaten Kukar terus berkoordinasi dengan BGN untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. Masyarakat diminta bersabar menunggu pengumuman resmi terkait jadwal operasional. 70 SPPG di Kukar Siap Beroperasi 17 Diantaranya Berada di Wilayah 3T akan menjadi tonggak penting dalam upaya penanganan stunting dan peningkatan gizi di Kalimantan Timur.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesiapan 70 SPPG di Kukar, termasuk 17 unit di wilayah 3T, merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Meski masih menunggu verifikasi BGN, komitmen pemerintah daerah dan pusat menunjukkan sinergi yang baik dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. 70 SPPG di Kukar Siap Beroperasi 17 Diantaranya Berada di Wilayah 3T diharapkan segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

