Diskominfo Kukar Kembangkan Aplikasi RT-ku Terbaik, Pengelolaan Dana RT Bakal Terintegrasi dalam Satu Sistem
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah menggarap aplikasi RT-ku Terbaik sebagai solusi digital untuk mendukung pengelolaan dan pelaporan dana program di tingkat rukun tetangga (RT). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Diskominfo Kukar Kembangkan Aplikasi RT-ku Terbaik Pengelolaan Dana RT Bakal Terintegrasi, yang diharapkan mampu menghadirkan tata kelola keuangan RT yang lebih transparan dan akuntabel.
Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi tersebut masih berlangsung. Pihaknya bertanggung jawab pada sisi teknis pengembangan sistem, sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar menangani substansi program. “Jadi DPMD yang menangani substansinya, sedangkan kami membantu dari sisi pengembangan aplikasi,” ujar Solihin di Tenggarong, Minggu (18/10/2026).
“Sistem aplikasi nantinya akan terhubung dengan DPMD dan pihak kecamatan yang berkaitan dengan pengelolaan pendanaan,” terang Solihin. Keterhubungan ini diharapkan dapat membantu proses administrasi dan pelaporan program berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Dengan integrasi tersebut, Diskominfo Kukar Kembangkan Aplikasi RT-ku Terbaik Pengelolaan Dana RT Bakal Terintegrasi menjadi lebih dari sekadar sistem pencatatan, tetapi juga alat kontrol dan monitoring bagi pemerintah daerah.
Solihin menegaskan bahwa aplikasi RT-ku Terbaik bukan sekadar situs web untuk menampilkan informasi kegiatan RT. Sistem tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan keuangan dan administrasi program, termasuk dokumentasi pelaksanaan kegiatan serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran. “Ini bukan hanya website informasi, tetapi sistem yang mendukung pengelolaan keuangan dan administrasi program,” tegasnya.
Meski demikian, rincian fitur dan mekanisme operasional aplikasi masih berada dalam pembahasan DPMD Kukar sebagai perangkat daerah yang menangani substansi program. Terkait jadwal peluncuran, Solihin menyebut aplikasi RT-ku Terbaik masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan proses bisnis. “Mungkin dalam waktu dekat akan diluncurkan karena proses bisnisnya masih terus diperbaiki dan disempurnakan,” tutupnya.
Pengembangan aplikasi ini sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital di tingkat pemerintahan desa dan kelurahan. Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana RT dapat diminimalisasi karena setiap transaksi dan laporan tercatat secara sistematis. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi yang lebih terbuka mengenai penggunaan dana program RT-ku Terbaik.
Keberadaan aplikasi RT-ku Terbaik juga diharapkan mempermudah tugas para pengurus RT dalam menyusun laporan pertanggungjawaban. Selama ini, proses administrasi manual sering menjadi kendala, terutama dalam hal pengarsipan dan penyusunan SPJ. Dengan aplikasi ini, proses tersebut dapat dilakukan secara digital, sehingga lebih efisien dan mengurangi risiko kehilangan dokumen.
Diskominfo Kukar Kembangkan Aplikasi RT-ku Terbaik Pengelolaan Dana RT Bakal Terintegrasi juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat. Melalui sinergi antara Diskominfo dan DPMD, diharapkan aplikasi ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kukar, khususnya di tingkat RT.
Sebagai informasi, program RT-ku Terbaik sendiri merupakan inisiatif pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan di lingkungan RT. Dengan adanya aplikasi ini, pengelolaan dana program diharapkan semakin profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah berharap aplikasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola dana tingkat komunitas secara digital.
Secara keseluruhan, langkah Diskominfo Kukar Kembangkan Aplikasi RT-ku Terbaik Pengelolaan Dana RT Bakal Terintegrasi merupakan terobosan penting dalam tata kelola keuangan tingkat RT. Meski peluncurannya masih menunggu penyempurnaan proses bisnis, antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat realisasi sistem ini. Dengan demikian, pengelolaan dana RT di Kutai Kartanegara akan semakin modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
