BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk untuk Dorong Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Langkah nyata dalam mendukung perekonomian desa dan ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui berbagai program layanan keuangan, penguatan transaksi koperasi, hingga bantuan sosial, BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pengelola koperasi. Dukungan tersebut difokuskan pada pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
Kegiatan penguatan ini berlangsung di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, dan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (15/10/2026). Dalam pelaksanaannya, perwakilan pemerintah bersama BRI tidak sekadar memberikan dukungan simbolis, tetapi turun langsung memeriksa kesiapan operasional koperasi. Mereka meninjau ketersediaan barang di gudang, penataan produk di rak, serta proses transaksi di kasir untuk mengevaluasi kualitas layanan dan harga yang diterima masyarakat.
Sinergi Pemerintah dan BUMN di Bumisari
Di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Legal & Compliance BRI Mahdi Yusuf, SEVP Institutional Business BRI Suyitno, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, serta Deputi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat Kemensetneg Johar Arifin. Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memastikan KDKMP dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan BRI Peduli, perusahaan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian BRI terhadap kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga keuangan dan komunitas desa yang dilayaninya. Dengan begitu, upaya BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa
Penguatan KDKMP merupakan bagian penting dari strategi besar pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak distribusi barang kebutuhan pokok, penyalur produk unggulan desa, serta penopang ketahanan pangan di wilayah masing-masing. Peran BRI sebagai lembaga keuangan pun menjadi kunci dalam menyediakan layanan transaksi yang efisien dan mudah diakses.
Beberapa fokus penguatan yang dijalankan dalam kegiatan ini antara lain:
- Penyediaan layanan keuangan yang mendukung operasional koperasi.
- Penguatan sistem transaksi agar lebih cepat, aman, dan transparan.
- Pemeriksaan ketersediaan barang di gudang untuk menjaga stok kebutuhan masyarakat.
- Penataan produk di rak agar tampilan dan aksesibilitas lebih baik.
- Evaluasi harga jual agar tetap terjangkau bagi warga desa.
- Penyaluran bantuan sosial melalui program BRI Peduli.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Koperasi tidak hanya dibantu dari sisi permodalan, tetapi juga dari sisi tata kelola, operasional, dan pelayanan kepada anggota masyarakat.
Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan pengembangan KDKMP sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah pusat dan daerah berperan dalam menyusun kebijakan serta pendampingan, BUMN khususnya BRI menyediakan dukungan keuangan dan layanan transaksi, sementara pengelola koperasi menjalankan operasional sehari-hari. Sinergi inilah yang menjadi fondasi agar koperasi mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan di Lampung Selatan dan Nganjuk, BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun koperasi desa yang sehat dan berdaya saing. Evaluasi langsung terhadap layanan dan harga menjadi bukti bahwa pendekatan yang digunakan bersifat praktis dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi motor penggerak perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Peran aktif BRI sebagai mitra strategis pemerintah menjadi bagian penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Secara keseluruhan, upaya BRI Perkuat Koperasi Merah Putih di Lampung dan Nganjuk mencerminkan komitmen nyata dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif. Dukungan layanan keuangan, penguatan transaksi, dan bantuan sosial yang diberikan menjadi bukti bahwa koperasi desa layak mendapatkan perhatian serius. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, BUMN, dan pengelola koperasi, Koperasi Merah Putih dapat tumbuh menjadi lembaga yang mandiri, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan pangan dan perekonomian nasional dari tingkat desa.
Penulis: Sukardi
Editor: Rudi Hamdani
Sumber Berita: Suara Landak
