Drama ACL: Dari Cedera Kicker Rams hingga Persib yang Raup Cuan di Panggung Asia
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Istilah ACL kembali menjadi sorotan dalam dunia sepak bola global, baik di panggung NFL Amerika Serikat maupun kompetisi antarklub Asia. Cedera anterior cruciate ligament (ACL) terbukti menjadi momok yang mampu mengubah arah sebuah tim, sementara di sisi lain singkatan yang sama merujuk pada ajang prestisius AFC Champions League yang kini menjadi ladang pembuktian sekaligus sumber rezeki bagi klub-klub peserta.
Di kompetisi NFL, Los Angeles Rams harus kehilangan kicker anyar mereka, Blake Grupe, untuk sisa musim ini. Pelatih kepala Sean McVay mengumumkan bahwa Grupe mengalami robekan ACL pada kekalahan tipis 18-16 dari Arizona Cardinals, Minggu lalu. Ironisnya, cedera itu terjadi bukan saat menendang, melainkan ketika ia berusaha melakukan tekel pada pengembalian kickoff setelah sebelumnya sukses mencetak field goal sejauh 44 yard di kuarter pertama.
Manajemen Rams langsung menempatkan Grupe ke daftar pemain cedera pada Senin dan kini harus mencari pengganti. Sejumlah kicker dijadwalkan mengikuti seleksi dalam beberapa hari ke depan sebelum laga melawan Las Vegas Raiders akhir pekan ini. Grupe sendiri baru bergabung pekan lalu setelah direkrut dari skuad latihan New York Jets, sehingga cedera ACL ini menjadi pukulan berat bagi kariernya maupun bagi stabilitas tim.
Gelombang cedera tak berhenti di situ. McVay juga mengonfirmasi bahwa Turner kemungkinan besar masuk daftar cedera karena mengalami ketegangan pangkal paha, sementara Garrett belum akan membuka jendela latihan 21 hari akibat masalah lutut. Adams dilaporkan mengalami robekan hamstring kiri dan akan menjalani prosedur medis dengan harapan bisa kembali tak lama setelah bye week ke-11. Di tengah badai cedera ini, penampilan Matthew Stafford tetap menjadi cahaya, dengan 25 dari 33 operan berhasil untuk 222 yard, dua touchdown, dan tanpa intersepsi, meski Higbee dan Parkinson turut menyumbang kontribusi di lini serang.
Di Inggris, Queens Park Rangers juga harus menghadapi kenyataan pahit. Bek asal Senegal, Amadou Mbengue, dipastikan mengalami cedera ACL saat kemenangan atas Derby County dan harus menjalani operasi. Pemain berusia 24 tahun itu ditarik keluar dengan tandu, dan klub belum memberikan perkiraan berapa lama ia akan absen. Mbengue yang bergabung pada Juli 2025 dari Reading telah tampil 53 kali untuk klub London tersebut.
Berbeda dari kabar duka di atas, di Asia, singkatan ACL justru membawa berkah. Persib Bandung tampil impresif di Grup E AFC Champions League Two dengan menyapu bersih dua laga awal. Maung Bandung menaklukkan FC Seoul 1-0 di Korea Selatan, lalu mengalahkan The Cong-Viettel dengan skor identik di Stadion Si Jalak Harupat. Gol tunggal atas wakil Vietnam itu dicetak Mariano Peralta lewat penalti pada menit ke-45.
Hasil tersebut menempatkan Persib di puncak klasemen sementara dengan enam poin, unggul atas Melbourne Victory yang mengoleksi empat poin setelah menghancurkan FC Seoul 3-0. Selanjutnya, Persib akan menjamu Melbourne Victory pada matchday ketiga di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 19.15 WIB, di tengah jadwal padat melawan Persik Kediri, Madura United, dan Garudayaksa FC.
Keberhasilan di ACL Two juga berdampak finansial. Setiap klub peserta fase grup menerima biaya partisipasi USD 300.000, ditambah bonus USD 50.000 per kemenangan. Dengan dua kemenangan, Persib telah mengantongi total sekitar USD 400.000 atau setara Rp 7,2 miliar. Peluang menambah pemasukan masih terbuka lebar:
- Lolos ke babak 16 besar: tambahan USD 80.000
- Lolos ke perempat final: tambahan USD 160.000
- Lolos ke semifinal: tambahan USD 240.000
- Juara: USD 2,5 juta, runner-up: USD 1 juta
Dari drama cedera ACL yang menghantui para atlet di Amerika dan Inggris, hingga semangat juang Persib di ajang ACL Two, satu hal yang jelas: dalam sepak bola, singkatan ACL bisa berarti mimpi buruk bagi sebagian pemain, namun menjadi mimpi indah dan sumber kemakmuran bagi klub yang mampu memanfaatkannya dengan baik. Persib kini berada di jalur yang tepat untuk membuktikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang gengsi, melainkan juga investasi berharga bagi masa depan klub.
