Klasemen Liga Super Memanas: Persija Kejar Kemenangan, Semen Padang Terdegradasi dan Bertekad Bangkit
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Persaingan di papan klasemen liga super kembali menjadi sorotan utama saat BRI Super League 2026/2027 memasuki pekan keenam. Berbagai laga menarik tersaji mulai Selasa (20/10) hingga Kamis (22/10), dengan sejumlah tim besar berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen liga super sementara. Mulai dari misi kebangkitan Persija Jakarta, ambisi juara bertahan Persib Bandung, hingga kisah getir Semen Padang yang harus menerima kenyataan pahit terdegradasi, semuanya mewarnai dinamika kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persija Incar Kemenangan demi Pertahankan Puncak
Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang paling disorot. Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Arema FC pada pekan keenam di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Rabu (21/10) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ajang pembalasan setelah pekan sebelumnya Persija menelan kekalahan perdana dari Persita Tangerang dengan skor 2-3. Meski demikian, Persija masih kokoh di peringkat pertama klasemen liga super sementara dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan. Kemenangan atas Arema tentu menjadi harga mati untuk menjaga posisi mereka dari kejaran pesaing.
Di sisi lain, Arema FC juga mengusung misi bangkit. Singo Edan baru saja menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Garudayaksa FC pada pekan sebelumnya. Kondisi ini membuat laga melawan Persija menjadi ujian berat sekaligus peluang untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen liga super.
Persib dan Madura United Berburu Tren Positif
Juara bertahan Persib Bandung akan bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10) pukul 19.00 WIB. Maung Bandung berusaha melanjutkan tren kemenangan setelah mengemas hasil tipis 1-0 kontra Persik Kediri. Saat ini Persib berada di posisi kelima klasemen liga super dengan 10 poin, dan kemenangan menjadi kunci untuk terus menempel papan atas.
Madura United pun tak mau ketinggalan. Setelah sempat tampil menjanjikan di tiga laga awal, Laskar Sape Kerrab harus puas bermain imbang 3-3 melawan Bhayangkara FC pada pekan kelima. Kini mereka berusaha kembali ke jalur kemenangan demi mengamankan posisi di papan atas klasemen liga super.
Bhayangkara FC Masih Tak Terkalahkan
Bhayangkara FC menjadi salah satu tim dengan catatan impresif. Mereka belum terkalahkan dalam lima laga dengan rincian sekali menang dan empat kali imbang. Pada pekan ini, Bhayangkara akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (20/10) pukul 19.00 WIB. Sementara PSIM justru masih mencari kemenangan pertama dengan catatan sekali imbang dan empat kali tumbang. Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Bhayangkara untuk memperbaiki posisi di klasemen liga super.
Isenmulang FC Jalani Laga Usiran
Tim promosi Isenmulang FC harus menjalani partai usiran akibat gangguan asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Mereka akan menjamu Java United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (20/10) pukul 15.30 WIB. Isenmulang datang dengan modal positif setelah menang 1-0 atas Persijap Jepara. Namun, Java United asuhan Fabio Lefundes jelas bukan lawan mudah, terlebih setelah mereka baru saja mengalahkan Bali United.
Pada laga lainnya, Dewa United akan menjamu Persijap Jepara di Banten International Stadium. Pertandingan ini menjadi peluang bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi masing-masing di tengah ketatnya persaingan klasemen liga super.
Kisah Pilu Semen Padang di Musim Lalu
Di sisi lain, kisah getir datang dari Semen Padang. Tim asal Sumatera Barat itu harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke kasta kedua atau Championship 2026/2027. Kabau Sirah mengakhiri perjalanan di Super League musim 2025/2026 dengan kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta di Stadion JIS, Jakarta, Sabtu (23/5). Mereka tertahan di peringkat ke-17 klasemen liga super akhir dengan hanya mengumpulkan 20 poin.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan tekadnya untuk membawa tim kembali ke Super League pada kesempatan berikutnya. “Saya masih mempunyai keinginan untuk bisa mengembalikan tim ini ke Liga 1 (Super Liga),” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga. Ia mengakui banyak tantangan yang dihadapi, terutama persoalan di luar lapangan yang berkaitan dengan manajemen dan pemain, termasuk isu finansial yang berdampak pada gaji pemain menjelang akhir musim.
Meski demikian, Imran menilai anak-anak asuhannya menunjukkan perkembangan permainan yang cukup baik, terutama dalam hal penguasaan bola di fase-fase akhir kompetisi. Menurutnya, kemampuan menguasai permainan menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk identitas tim.
Dinamika yang terjadi di pekan keenam ini menjadi gambaran betapa kompetitifnya persaingan di kasta tertinggi. Setiap poin begitu berharga, dan setiap tim dituntut tampil konsisten jika ingin bertahan di papan atas klasemen liga super. Bagi Persija dan Persib, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga ambisi juara. Sementara bagi tim-tim papan bawah, setiap laga adalah peluang untuk bangkit dan menghindari nasib serupa seperti yang dialami Semen Padang. Kompetisi masih panjang, dan papan klasemen dipastikan akan terus berubah seiring bergulirnya pekan demi pekan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: ANTARA, JPNN Bali, detikSport, IDN Times
