AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer, Jawaban atas Kesenjangan Literasi Keuangan
Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia resmi mengembangkan program sertifikasi bagi influencer keuangan. Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas informasi keuangan yang diterima masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Melalui program bertajuk Verified Finfluencer, AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer sebagai standar kompetensi bagi para penyampai informasi keuangan di ruang digital.
Kehadiran program ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan yang cukup mencolok antara tingginya penggunaan layanan keuangan dan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks inklusi keuangan telah mencapai 93,61 persen, sementara tingkat literasi keuangan baru berada di angka 69,57 persen. Selisih kedua indikator tersebut menjadi konteks penting mengapa pengembangan kompetensi penyampai informasi keuangan perlu segera dilakukan.
Kesenjangan Literasi dan Inklusi Jadi Pemicu
Angka inklusi yang tinggi menandakan bahwa sebagian besar masyarakat telah mengakses berbagai layanan keuangan. Namun, akses yang luas tidak otomatis diiringi dengan pemahaman yang memadai. Masyarakat yang telah menggunakan produk keuangan tetap membutuhkan penjelasan yang jelas mengenai karakteristik produk, manfaat, biaya, serta risiko yang menyertainya. Di sinilah peran influencer keuangan atau finfluencer menjadi sangat krusial.
Sayangnya, tidak semua konten keuangan di media sosial disampaikan oleh pihak yang memiliki kompetensi memadai. Informasi yang keliru, promosi berlebihan, hingga potensi penipuan menjadi risiko nyata bagi konsumen. Oleh karena itu, sertifikasi yang digagas melalui kolaborasi ini diharapkan mampu menyaring penyampai informasi keuangan yang kredibel dan bertanggung jawab.
Langkah AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer dinilai sebagai terobosan yang menjembatani kebutuhan masyarakat akan edukasi keuangan yang berkualitas. Program ini tidak sekadar memberi label, tetapi juga membekali para finfluencer dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang etika, regulasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Standar Kompetensi bagi Penyampai Informasi Keuangan
Melalui sertifikasi ini, para influencer keuangan diharapkan mampu menyajikan konten yang tidak menyesatkan dan sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan kompetensi tersebut antara lain:
- Pemahaman terhadap karakteristik produk dan layanan keuangan.
- Kemampuan menjelaskan manfaat, biaya, dan risiko secara transparan.
- Kepatuhan terhadap regulasi dan etika komunikasi keuangan.
- Kesadaran akan tanggung jawab sosial kepada audiens.
Dengan standar tersebut, AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer sebagai upaya kolektif untuk menekan penyebaran informasi keuangan yang menyesatkan. Kolaborasi antara asosiasi fintech dan lembaga konsultan keuangan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat.
Bagi konsumen, keberadaan finfluencer tersertifikasi memberikan rasa aman karena informasi yang diterima berasal dari sumber yang telah melalui proses verifikasi. Sementara itu, bagi para kreator konten, sertifikasi menjadi nilai tambah yang meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap karya mereka.
Dampak bagi Ekosistem Keuangan Digital
Peningkatan literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri keuangan digital yang berkelanjutan. Ketika masyarakat memahami produk yang mereka gunakan, potensi risiko gagal bayar, investasi bodong, hingga penipuan digital dapat ditekan. Program Verified Finfluencer diharapkan menjadi katalis dalam mempercepat pemerataan literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.
Selain itu, inisiatif AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Kolaborasi ini menegaskan bahwa edukasi keuangan bukan hanya tanggung jawab regulator, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri dan kreator konten.
Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan, pengawasan, serta pembaruan materi sesuai perkembangan produk keuangan yang dinamis. Partisipasi aktif dari para finfluencer dan dukungan masyarakat menjadi kunci agar tujuan peningkatan literasi keuangan dapat tercapai secara optimal.
Dengan hadirnya sertifikasi ini, harapan besar tertuju pada terciptanya ruang informasi keuangan yang lebih sehat, kredibel, dan berpihak pada konsumen. Inisiatif AFTECH dan IARFC Luncurkan Sertifikasi Verified Finfluencer menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas lembaga mampu menghadirkan solusi atas tantangan literasi keuangan di era digital.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
