Miris Bukannya Jadi Panutan Ngajar Baik, 2 Guru dan Kepala Sekolah Bentak dan Marahi Siswa SD Yang Tidak Bisa Menjumlahkan Nominal

- Senin, 2 September 2024 | 11:51 WIB
Tiga oknum guru SDN terancam sanksi berat setelah membentak siswa dengan nada kasar. Tampak tangkapan layar  video pembentakan siswa oleh guru yang beredar luas-Rezan Okto Wesa-radarselatan.bacakoran.co
Tiga oknum guru SDN terancam sanksi berat setelah membentak siswa dengan nada kasar. Tampak tangkapan layar video pembentakan siswa oleh guru yang beredar luas-Rezan Okto Wesa-radarselatan.bacakoran.co

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan media sosial Facebook dihebohkan dengan beredar video tiga orang guru SDN membentak dan memarahi seorang siswa dengan nada kasar dan tidak pantas pada hari Rabu (28/8).

Siswa yang diketahui masih duduk di kelas bawah SDN tersebut dimarahi di ruang guru karena tidak bisa menjumlah nominal kecil. Meski berulang kali dimarahi dan diintimidasi, siswa tersebut masih tetap ingin mencoba.

Namun di akhir video, sang peserta didik tampak sangat ketakutan hingga video disebar luas ke jagat maya.

Baca Juga: Usai Viral Kerap Bikin Konten Siswi Kenakan Seksi dan Menggoda di Akun Media Sosialnya, Guru SMP di Bali Minta Maaf

Usai viral, masalah itu pun membuat pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bengkulu Selatan turun tangan, Kamis (29/8/2024).

Ketiga oknum tenaga pengajar pendidikan bersangkutan langsung disidang etik oleh tim gabungan Disdikbud Bengkulu Selatan, PGRI, Pengawas dan aparat kepolisian.

Pemeran wanita dalam video viral tersebut diketahui dua guru dan satu Kepala Sekolah (Kepsek) SDN. 

Baca Juga: Guru Olahraga Wanita Cekcok Dengan Pelatih Renang Pria, Tendang Alat Viral dan Tercebur ke Kolam Hingga Pingsan

Dimana dalam video terlihat jelas ketiga oknum guru terekam tengah memarahi dan membentak seorang peserta didik dengan nada kasar. Lalu disebarkan di jejaring media social (medsos) Facebook.

Bahkan dalam tayangan video berdurasi 43 detik tersebut, para oknum guru seakan tanpa belas kasihan melihat anak didik yang terduduk lesu karena takut.

 

Tak hanya itu, salah seorang guru yang mengenakan kemeja putih hitam tampak mengeluarkan kata tidak pantas kepada peserta didik lantaran yang bersangkutan tidak bisa menjumlah angka kecil.

Baca Juga: Usai Viral Guru Honorer SMKN 6 Curhat Besaran Gaji Diterima, Pj Bupati Ende: Tak Tahu Norma dan Etika

Dari hasil pemeriksaan dan klarifikasi, perempuan itu mengaku khilaf. Kata-kata marah yang dikeluarkan hanya spontanitas saja.

 

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: radarselatan.bacakoran.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X