Kesal Selalu Ditagih, Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Habisi Belasan Korban

- Selasa, 4 April 2023 | 10:00 WIB
Sebelas orang di Banjarnegara tewas diduga karena dibunuh dukun pengganda uang. (Foto: Twitter.com/@Heraloebss)
Sebelas orang di Banjarnegara tewas diduga karena dibunuh dukun pengganda uang. (Foto: Twitter.com/@Heraloebss)

KALIMANTAN UPDATE - Heboh ditemukan setidaknya saat ini 11 korban yang diduga dibunuh oleh seorang dukun ngaku bisa menggandakan uang.

Para korban yang telah dibunuh oleh dukun bernama Slamet Tohari (45) ditemukan di lahan lereng bukit di kedalaman 80 cm hingga satu meter dengan ada yang sudah berkondiusikan tulang belulang dan ada juga masih utuh.

Aksi pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Slamet terkait dengan aksi penipuan yang dilakukan pelaku ternyata sudah berjalan selama lima tahun belakangan.

Baca Juga: Dito Ariotedjo Resmi Dilantik Jadi Menpora, Ada 3 Arahan Penting Langsung Diberikan Jokowi

Awalnya ia mengaku mempunyai kemampuan melipatgandakan uang kepada pasien, sebutan untuk orang yang datang untuk menggandakan uang.

Salah satu pasien yang datang kepada Slamet adalah PO. Korban sudah beberapa kali menyetorkan uang kepada Slamet untuk menggandakan uang.

Namun harapan PO sama sekali tidak berbuah lantaran uang yang digandakan kepada Slamet tidak kunjung menghasilkan.

Baca Juga: Cek Fakta: Alyssa Carson Disebut Manusia Pertama di Mars dan Tidak Akan Pernah Kembali ke Bumi

Korban kemudian menagih uang itu kepada Slamet yang membuat pelaku kesal dan akhirnya tega melakukan pembunuhan dengan cara diracun.

Data sementara menunjukkan bahwa polisi telah menemukan sepuluh jenazah lain yang diduga dibunuh Slamet.

Sepuluh jenazah tersebut ditemukan setelah polisi bersama sukarelawan melakukan penggalian di sebuah lereng bukit yang ditanami pohon puspa dan singkong.

Baca Juga: Tangis Pilu Ibu Mario Dandy Saat Meminta Maaf ke Keluarga David Ozora

Polisi yang tiba di TKP, Senin sekitar pukul 12.20 WIB kemudian menemukan jenazah yang masih utuh tapi mulai membusuk dan sejumlah tulang belulang.

Ada setidaknya 2-3 jenazah yang ditemukan polisi dari tiga titik yang ditunjukkan oleh Slamet. Sepuluh jenazah ini kemudian dibawa dengan tiga ambulans.

Dari temuan tersebut, polisi juga kini menemukan sebelas korban, termasuk PO, yang diduga dibunuh oleh Slamet, namun sebagian besar identitasnya belum diungkap.***

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X