Kepala BKPSDM Pangandaran Buka Suara Terkait Penyampaian Dani Hamdani Soal Pungli

- Rabu, 10 Mei 2023 | 21:54 WIB
Husein Ali, ASN yang laporkan pungli dituding tidak sehat kejiwaan oleh kepala bkpsdm Pangandaran, Dani Hamdani. (Sumber foto :  Instagram @husein_ar/@bkpsdm.pangandaran)
Husein Ali, ASN yang laporkan pungli dituding tidak sehat kejiwaan oleh kepala bkpsdm Pangandaran, Dani Hamdani. (Sumber foto : Instagram @husein_ar/@bkpsdm.pangandaran)

KALIMANTAN UPDATE - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran, Dani Hamdani tanggapi seorang guru muda Husein Ali Rafsanjani yang bongkar pungli kepada ASN untuk ikuti latihan dasar.

Dani menyebutkan bahwa guru muda itu sebenarnya sudah tidak layak menjadi CPNS karena saat tes kejiwaan tidak lulus. 

"Kalau dilihat dari disiplin dari awal tidak layak menjadi CPNS saat tes kejiwaan tidak lulus dan tidak layak jadi PNS. Akhirnya kita usulkan minta di-her dan ternyata lulus," kata Dani seperti dikutip dari harapanrakyat.com, suara.com.

Baca Juga: Dugaan Ada Serangan Siber Penyebab Mobile Banking dan ATM BSI Error

Soal pengunduran diri dari Husein setelah membongkar pungli sebesar Rp350.000, Dani menjelaskan bahwa hal tersebut karena permintaan dari ibu Husein.

"Alasan sebenarnya dia sebetulnya tidak mau menjadi PNS itu karena diminta ibunya. Tingkat kehadiran saat dari awal juga, silakan cari tahu di lingkungan SMPN 2 Pangandaran seperti apa, jangan dari kita infonya," jelasnya.

Namun, pernyataan sepihak dari Dani ini dibantah dengan tegas oleh Husein. Pada unggahan akun Instagram miliknya, Husein menepis semua tudingan kepala BKPSDM Pangandaran.

Baca Juga: Anak Kades Wonogiri Bawa Motor NMAX Plat Merah Demi Jalan Sama Ayang

"Kalau ditanya tentang kinerja saya di Pangandaran saya rasa kerja saya semaksimal mungkin saya sudah lakukan, mana ada guru yang didatangi muridnya untuk minta kuota ke saya pribadi ya," kata Husein. 

Bahkan sebagai seorang guru muda, Husein rela berbuat apapun demi anak-anak didiknya. Ia mengatakan bahwa sempat mengemis ke Youtuber dan Influencer nasional untuk bisa membelikan seragam dan alat sekolah peserta didiknya. 

"Yang kedua mana ada guru yang ngemis ke youtuber-youtuber nasional ke influencer-influencer nasional, mana ada? Saya Pak, saya berhasil mendapatkan Rp 1 juta dan saya kasih tanpa saya potong sedikitpun, sedikitpun Pak. Saya langsung kasih ke murid saya pak, dengan baju dan perangkat sekolah lainnya," ungkapnya. 

Baca Juga: Bocah di Sikka Meninggal Dunia Setelah Diduga Kuat Terkena Rabies

Dalam video yang dibagikan di platform Tiktok dan Instagram, Husein membeberkan permasalahan yang dihadapinya.

Husein menceritakan bahwa pada 2020, ia mendapat tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) mengikuti Latihan Dasar.

Sepekan sebelum mengikuti Latsar, Husein mengaku diminta uang transportasi. Husien menolak untuk membayar uang administrasi.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: moots.suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X