KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini ada sebuah studi mengatakan bahwa pria jomblo atau lajang seumur hidupnya, dua kali lebih mungkin meninggal karena gagal jantung dalam waktu setidaknya lima tahun dibandingkan pria nyang sudah menikah.
Studi itu juga menambahkan, hal itu bisa terjadi karena cenderung tidak meminta orang lain memantau kesehatan mereka.
Namun efek perlindungan yang sama juga tampaknya berlaku untuk pria yang menduda, bercerai, atau berpisah.
Baca Juga: Fakta Fenomena Gunung Bergerak Tutup Jalan di Takari NTT
Melansir Daily Mail Health, temuan tersebut, berdasarkan analisis terhadap lebih dari 6.800 orang dewasa Amerika, menambah bukti yang menyoroti manfaat kesehatan tak terduga dari menikah, termasuk penurunan risiko demensia dan diabetes tipe 2.
Akademisi dari Universitas Colorado mengambil data dari studi yang melibatkan orang dewasa berusia 45 tahun ke atas.
Catatan dari 94 relawan yang telah didiagnosis secara medis dengan gagal jantung kemudian dibandingkan.
Baca Juga: Tiga Remaja Tewas Usai Dipaksa Minum Miras Yang Diracik Alkohol 96 Persen
Hal itu dilakukan memungkinkan para ahli melihat rata-rata berapa lama pasien dari kelompok yang berbeda bertahan hidup. Peserta melacak mereka masing-masing selama sekitar lima tahun.
Alhasil, ditemukan jomblo atau bujangan seumur hidup sekitar 2,2 kali lebih mungkin meninggal dalam waktu lima tahun setelah didiagnosis daripada pria yang berada dalam pernikahan.
Namun bagi wanita, tidak ada hubungan antara status perkawinan dan risiko kematian akibat gagal jantung.
Baca Juga: Persiapan Konser BLACKPINK di Gelora Bung Karno Imbas Pertandingan Persija vs Persib Dibatalkan
Terpisah, Penulis penelitian mengatakan interaksi sosial dan isolasi memainkan peran penting dalam suasana hati dan kesehatan secara keseluruhan.
Mereka juga menyarankan pria untuk mengandalkan wanita untuk menjaga kesehatan mereka dan mengingatkan mereka untuk minum obat.
Ilmuwan mengatakan dokter harus selalu mempertimbangkan status perkawinan saat merawat pasien dengan gagal jantung.
Baca Juga: Seringkali Pamer Moge dan Mobil Antik, Eko Darmanto Dicopot Dari Kepala Bea Cukai Yogyakarta
Dr Katarina Leyba, dokter residen di University of Colorado dan penulis utama studi tersebut, mengatakan: "Sebagai dokter, kita perlu memikirkan pasien kita tidak hanya dalam hal faktor risiko medis mereka, tetapi juga konteks kehidupan mereka".
Penelitian ini juga nantinya akan dipresentasikan di Sesi Ilmiah Tahunan American College of Cardiology bersama dengan World Congress of Cardiology pada 4 Maret 2023.***
Artikel Terkait
Klarifikasi Bocah SMP Kendarai Mobil Bersama Pasangannya: Video Sudah Lama dan Bukan Anak Pejabat
Bocoran Isi Gambar Manga My Hero Academia Chapter 382 Kualitas HD Disini
Spoiler My hero Academia 382: Dark Shadow Yang Menakutkan, Toga Membingungkan
Bocoran Isi Gambar Manga Jujutsu Kaisen Chapter 215 Kualitas HD Disini
Spoiler Jujutsu Kaisen Chapter 215: Maki dan Yuji vs Sukuna, Kemunculan Uraume
Bocoran Isi Gambar Manga Black Clover Chapter 353 Kualitas HD Disini
Spoiler Black Clover Chapter 353: Pesta Besar Kemenangan Asta Sang Pahlawan Dari Negeri Asing
Oknum TNI Diduga Pukuli Pedagang Toko Buah Gegara Kesenggol Mobil
Penjelasan Isi One Piece Volume 105 SBS: Oda Ungkapkan Keluarga Zoro dan Masih Banyak Lagi
Baca Manga Chainsaw Man Chapter 122 Sub Indo: Nubuatan Besar
Deretan Drama Korea Yang Tayang Bulan Maret 2023, Ada Pandora Beneath The Paradise Hingga The Glory Season 2
Mengenal Letnan Ayu, Kowad Cantik Yang Berani Ikut Tontangkas TNI
Diperiksa Selama 10 Jam, Rafael Alun Trisambodo: Saya Lelah, Tolong Kasihan Saya Ya
Selain Horor, Berikut 5 Rekomendasi Nonton Film Indonesia Terbaru Tayang di Bioskop Maret 2023
8 Anime Tayang di Bulan Maret 2023: Ada Attack on Titan Final Season Part 3 Hingga Doraemon Nobita Sky Utopia