Penyebab Resesi Seks di Jepang, China, Korea Selatan Hingga Thailand

- Sabtu, 11 Februari 2023 | 11:08 WIB
Ilustrasi hubungan lebih dalam pria dan wanita. Photo: Pixabay
Ilustrasi hubungan lebih dalam pria dan wanita. Photo: Pixabay

KALIMANTAN UPDATE - Berhubungan seksual atau hubungan intim merupakan kenikmatan yang dimiliki setiap pasangan pria dan wanita.

Tak hanya itu dengan melakukan itu bagi pasangan yang sudah menikah dapat melahirkan seorang anak, bermaksud sebagai penerus mereka di saat masa tua atau akhir hayat.

Kerap kali setiap negara membatasi kegiatan tersebut, terutama bagi pasangan pria dan wanita yang belum menikah.

Baca Juga: Profil dan Biodata Elisa Siti Mulyani, Pandai Menata Rias Hingga Hobi Berjualan Cemilan

Hal ini terjadi biasanya di negara yang memiliki tingkat populasi pendudukan yang sangat banyak dibandingkan lainnya.

Jika berbicara di negeri Asia ada Jepang, China, Korea Selatan bahkan Thailand. Namun, Indonesia juga bagian dari salah satu penduduk terbanyak juga di dunia.

Biasanya berbagai upya dilakukan pemerintah di negara memiliki penduduk terbanyak dengan mengkampanyekan alat pengaman, program Keluarga Berencana (KB) atau lainnya.

Baca Juga: Mengenal BI Checking Dari Artiannya, Skor dan Cara Melihatnya Yang Perlu Untuk Diketahui

Namun, saat-saat ini dilaporkan negara di Asia seperti Jepang, China, Korea Selatan bahkan Thailand resesi seks.

Yang berarti banyak orang kini enggan terlalu sering berhubungan seks, dimana ini dapat menjadi salah satu ancaman populasi pendudukan kian berkurang.

Biasanya banyak orang di negara tersebut enggan terlalu sering melakukan hal itu dikarenakan masih banyak ingin berfokus pada karier, pekerjaan, hingga selalu ingin ekonomi stabil.

Baca Juga: Teori Konspirasi Beserta Fakta Titanic, Kapal Gaya Mewah Diisi Orang Kelas Elite di Dunia

Sehigga tidak memiliki waktu memikirkan atau melakukan hubungan seksual bersama pasangannya.

Mengutip dari AP News, berdasarkan data pemerintah Korea Selatan, mencatat tingkat kesuburan 0,81% di tahun 2021. Idealnya, satu negara harus memiliki tingkat kesuburan 2,1% untuk menjaga populasi.

Tak hanya enggan menikah, warga negeri Gingseng ini pun yang sudah berumah tangga enggan memiliki keturunan atau hamil.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Penyebab Jodoh Tak Kunjung Datang, Khusus Jones

Selasa, 7 Maret 2023 | 18:41 WIB

Masyarakat Indonesia Kurang Konsumsi Sayur dan Buah

Jumat, 17 Februari 2023 | 17:35 WIB

Arti HS Dalam Bahasa Gaul Yang Perlu Untuk Diketahui

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB
X