Kembali Selamat dan Aman, Donald Trump Kembali Ditargetkan Percobaan Pembunuhan Orang Misterius di Lapangan Golf Miliknya

- Senin, 16 September 2024 | 19:18 WIB
Selamat dari upaya pembunuhan di lapangan Golf, Donald Trump bak manusia anti peluru (The New Republic)
Selamat dari upaya pembunuhan di lapangan Golf, Donald Trump bak manusia anti peluru (The New Republic)

KALIMANTAN UPDATE - Donald Trump menjadi target dari apa yang menurut FBI "tampaknya merupakan percobaan pembunuhan" di klub golf miliknya di West Palm Beach, Florida, pada hari Minggu, hanya sembilan minggu setelah calon presiden dari Partai Republik tersebut selamat dari percobaan pembunuhan lainnya.

Mantan presiden sekaligus Capres 2024 tersebut mengatakan bahwa ia aman dan sehat, dan pihak berwenang menahan seorang pria.

Agen Dinas Rahasia AS yang ditempatkan beberapa lubang dari tempat Trump bermain melihat moncong senapan jenis AK mencuat dari semak-semak yang berjejer di sepanjang lapangan, sekitar 400 yard jauhnya.

Baca Juga: Highlight Debat Pilpres AS 2024: Berjabat Tangan Hingga Saling Menyerang Antara Donald Trump dan Kamala Harris

"Seorang agen melepaskan tembakan dan pria bersenjata itu menjatuhkan senapannya dan melarikan diri dengan sebuah SUV, meninggalkan senjata api tersebut bersama dengan dua ransel, teropong yang digunakan untuk membidik, dan kamera GoPro," kata Sheriff Palm Beach County Ric Bradshaw.

"Pria itu kemudian dihentikan oleh penegak hukum di daerah tetangga. Pria yang ditahan itu memiliki sikap tenang, datar, dan tidak menunjukkan emosi apa pun saat dihentikan", lanjut Sheriff Martin County William Snyder.

“Dia tidak pernah bertanya, ‘Apa maksudnya ini?’ Jelas, aparat penegak hukum dengan senapan laras panjang, lampu biru, banyak hal yang terjadi. Dia tidak pernah mempertanyakannya,” tandas lagi Snyder.

Baca Juga: Direktur Secret Service Kimberly Cheatle Mengundurkan Diri Usai Insiden Penembakan Trump

Itu adalah momen mengejutkan terbaru dalam tahun kampanye yang ditandai oleh pergolakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada tanggal 13 Juli, Trump ditembak saat berkampanye di Butler, Pennsylvania, dan sebutir peluru mengenai telinganya.

Delapan hari kemudian, Presiden Demokrat Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan, memberi jalan bagi Wakil Presiden Kamala Harris untuk menjadi calon dari partai tersebut.

Dan itu memunculkan pertanyaan baru tentang operasi perlindungan Dinas Rahasia setelah badan tersebut mengakui kegagalan dalam mencegah upaya pembunuhan musim panas ini.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: apnews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tiba di Beijing China, Berikut Ini Agendanya

Jumat, 8 November 2024 | 22:45 WIB
X