Politisi Rasmus Paludan membakar Quran selama protes di Swedia menarik kecaman Dari Turki

- Senin, 23 Januari 2023 | 09:37 WIB
Politisi sayap kanan Rasmus Paludan berpidato melawan islam, imigran serta membakar kitab suci Al-Qur'an. (Twitter @dailyislamist)
Politisi sayap kanan Rasmus Paludan berpidato melawan islam, imigran serta membakar kitab suci Al-Qur'an. (Twitter @dailyislamist)

KALIMANTAN UPDATE - Pada hari Sabtu (21/1/2023) setidaknya tiga protes terpisah di Stockholm, salah satunya termaksuk demonstrasi di luar kedutaan Turki melawan Turki, dimana politisi sayap kanan Rasmus Paludan memicu konflik umat Islam.

Rasmus Paludan yang diketahui menggelar acara itu juga dilaporkan memberikan pidato selama satu jam melawan Islam dan Imigrasi serta kemudian membakar kitan suci Al-Qur'an.

Sementara sekelompok demonstran Pro-Turki  juga mengadakan rapat umum di luar kedutaan di Stockholm.

Baca Juga: Klarifikasi Keluarga WNI Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Lebanon di Ka'bah

Kelompok lain di Swedia, Pusat Masyarakat Demokratik Kurdi turun ke jalan -jalan sebagai protes terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta tawaran Swedia untuk NATO.

Khususnya, ketiga protes mendapat izin dari polisi mengingat kebebasan hukum yang kuat untuk hukum pidato.

Sementara itu, di Istanbul, sekitar 200 pengunjuk rasa mengutuk partai politik Denmark Stram Kurs 'Paludan atas tindakannya dan membakar bendera Swedia.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Dani Alves Ditangkap dan Diinterogasi Polisi Spanyol

Insiden baru -baru ini antara kedua negara datang di tengah tawaran Swedia untuk bergabung dengan NATO yang membutuhkan dukungan Turki.

Khususnya, Ankara sebelumnya memblokir Swedia dan Finlandia dari bergabung dengan Aliansi Militer.***

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: wionews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X