FIFA Belum Ungkapkan Alasan Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Erick Thohir Pasrah

- Kamis, 30 Maret 2023 | 11:36 WIB
Erick Thohir saat bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino/ (Twitter @ericktohir)
Erick Thohir saat bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino/ (Twitter @ericktohir)

KALIMANTAN UPDATE - Gubernur Bali dan beberapa pihak lainnya sempat menolak secara terang terangan Piala Dunia U20 Indonesia atas adanya kehadiran timnas Israel.

Dari sekian banyaknya isu beredar, isu tersebut diduga kuat salah satu alasan FIFA resmi batalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Menanggapi kejadi itu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku sudah berusaha maksimal untuk mempertahankan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Baca Juga: Sempat Dituding Aplikasi Spy Hingga Berdampak Kesehatan Remaja, CEO TikTok Shou Zi Chew Bersaksi depan Kongres

Setelah menonton langsung laga FIFA Matchday antara Indonesia melawan Burundi, Selasa (28/3/2023), Ketum PSSI langsung bertolak ke Qatar.

Tujuannya untuk melakukan lobi langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Namun sayangnya kesempatan itu tidak dapat terpenuhi dengan maksimal.

Erick Thohir juga menjelaskan bahwa semua pihak harus tetap menerima keputusan ini. Pasalnya, FIFA juga sudah matang dalam ambil keputusan membatalkan status tuan rumah bagi Indonesia.

Baca Juga: Menjelang Akhir Ramadhan 144 H, Fenomena Langka Gerhana Matahari Hibrida Akan Terjadi 20 April Mendatang

Dia menjelaskan jika sudah berusaha berargumen dengan maksimal di hadapan Presiden FIFA

Indonesia adalah salah satu anggota FIFA, sehingga untuk urusan sepakbola internasional, Kita harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan," tambahnya. 

Erick menambahkan jika Presiden FIFA Gianni Indantino sudah menerima semua informasi yang dititipkan dari tanah air.

Baca Juga: Red Velvet Bakal Gelar Konser Solo Mei 2023 di Jakarta

Termasuk dari Presiden Jokow, timnas U-20 Indonesia, dan pecinta sepak bola di tanah air. Namun, Gianni tidak bergeming dan keputusan FIFA sudah mutlak.

Saat ini Indonesia hanya bisa menerima keputusan lanjutan termasuk terkait sanksi yang akan diberikan.***

 

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: bolasport.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X