Menjelang Akhir Ramadhan 144 H, Fenomena Langka Gerhana Matahari Hibrida Akan Terjadi 20 April Mendatang

- Rabu, 29 Maret 2023 | 10:56 WIB
Gerhana Matahari Hibrida. (Tangkapan layar YouTube Endri Trikur)
Gerhana Matahari Hibrida. (Tangkapan layar YouTube Endri Trikur)

KALIMANTAN UPDATE - gerhana matahari hibrida diperkirakan terjadi di Indonesia akhir Ramadhan 1444 Hijriyah.

Peneliti Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang menyampaikan, gerhana matahari hibrida adalah perpaduan dari gerhana Matahari total dan gerhana Matahari cincin.

Masyarakat dapat menyaksikan perubahan dari fase gerhana Matahari cincin ke gerhana Matahari total dan diakhiri gerhana Matahari cincin dalam waktu yang singkat.

Baca Juga: Cerita Wanita Asal Bangladest Nekat Berenang Melintasi Perbatasan Untuk Menikah Dengan Pacarnya di India

gerhana matahari hibrida diperkirakan terjadi di Indonesia Kamis, 20 April 2023 atau lebih tepatnya pada hari ke-29 Ramadhan 1444 H.

gerhana matahari hibrida terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus.

Posisi yang segaris menyebabkan bayangan dari Bulan jatuh ke permukaan Bumi sehingga Matahari tidak terlihat secara utuh.

Baca Juga: Dapat Cegah Haus dan Lemas Saat Puasa Ramadhan, Kemenkes Peringatkan Bahaya Konsumsi Oralit

Pada saat terjadi, daerah di Bumi yang letaknya di bawah umbra atau bayangan ini akan mengalami gerhana Matahari total.

Sedangkan daerah di Bumi yang berada di bawah penumbra atau bayangan kabur ketika gerhana Matahari akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Beberapa dampak yang akan dialami jika terjadinya gerhana matahari hibrida ini seperti Cuaca menjadi gelap, penurunan suhu, Perubahan perilaku hewan nokturnal, pasang air laut, hingga dapat merusak penghliatan.***

Editor: Syaifullah

Sumber: Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X