Kemenpora Palestina Kecam FIFA Setelah Coret Indonesia dari Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

- Sabtu, 1 April 2023 | 20:04 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Instagram.com/@gianni_infantino)
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Instagram.com/@gianni_infantino)

KALIMANTAN UPDATE - Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina menyesalkan keputusan FIFA yang mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

FIFA tak semestinya mencoret Indonesia karena adanya penolakan terhadap kedatangan Timnas Israel sebagai salah satu peserta Piala Dunia U-2023.

"Meskipun kami yakin olahraga dan politik perlu dipisahkan, sulit untuk menutup mata terhadap tuntutan nasional karena ini mengesampingkan demokrasi," kata Dewan Pemuda dan Olagara Palestina seperti dikutip dari Wafa, Jumat (31/3/2023).

 Baca Juga: Mengenal Yihen Wang, Bocah 9 Tahun Asal China Selesaikan Rubik Dalam Waktu Tak Sampai Semenit

"Orang-orang Palestina menderita kematian dan kehancuran di tangan penjajah yang diberdayakan oleh pemerintah sayap kanan paling ekstremis, rasis, dalam sejarah modern Israel," ungkapnya.

FIFA dinilai menetapkan standar ganda lantaran memberikan perlakuan berbeda kepada Israel, tak seperti Rusia yang disanksi buntut invasi ke Ukraina.

"Sementara (FIFA) mengambil keputusan sepersekian detik untuk melarang Rusia dari kompetisi internasional atas invasi ke Ukraina. Baik IOS dan FIFA telah menahan diri selama beberapa dekade untuk mengambil tindakan kecil terhadap Israel karena pendudukan ilegal Palestina, pelanggaran berkelanjutan terhadap hak asasi manusia, rasisme, segregasi, dan penghancuran sistematis infrastruktur Palestina, sebaliknya FIFA justru memutuskan untuk menghukum mereka yang mendukung para korban, daripada menghukum para pelaku (penjajahan)," sambungnya.

 Baca Juga: Anggota DPRD di Riau Pamer Uang Gepokan Banyak, Gegara Niat Iseng Buat Stiker WA

Dewan Pemuda dan Olagara Palestina mendesak agar FIFA juga menerapkan standar yang sama dalam menangani masalah sepak bola internasional.

"Indonesia tidak akan berada dalam situasi ini seandainya FIFA menegakkan peraturannya dalam kasus Israel seperti yang terjadi di Rusia,Kami menyesalkan hal ini menyebabkan Indonesia batal menjadi tuan rumah, tetapi yakin para pendukung kami lebih banyak yang akan mengikuti jejak Indonesia. Apartheid perlu dilawan," pungkasnya.***

Editor: Syaifullah

Sumber: gol.bolatimes.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X