Bahaya Virus Marburg Yang Tak Hanya Sulit Dideteksi Melainkan Resiko Kematian

- Jumat, 31 Maret 2023 | 14:17 WIB
Ilustrasi - Virus Marburg. (ANTARA/Sutterstock)
Ilustrasi - Virus Marburg. (ANTARA/Sutterstock)

KALIMANTAN UPDATE - Virus Marburg kian mengintai dan perlu diwaspadai di Indonesia, mengingat tingkat bahaya hingga dapat menyebabkan kematian.

Belakangan ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Juru Bicaranya Mohammad Syahril mengatakan pemerintah tengah waspada dan meminta masyarakat untuk tidak lengah terhadap ancaman virus tersebut.

"Kita perlu tetap melakukan kewaspadaan dini dan antisipasi terhadap penyakit Virus Marburg," ujarnya.

Baca Juga: Mengenal Siklon Herman Sempat Ditakuti Peneliti Dari BRIN, Bencana Alam Yang Mengerikan

Tak hanya itu ada sebuah laporan baru-baru ini menyatakan setidaknya ada lima dari delapan orang yang terinfeksi virus tersebut di Guinea Ekuatorial meninggal dunia.

Beberapa gejala yang dialami pasien umumnya berupa demam, muntah, pendarahan, hingga mengalami gagal ginjal.

Virus Marburg bisa menular melalui cairan antar-manusia. Bahkan, virus ini bisa menular melalui benda yang telah terkontaminasi cairan tubuh si penderita. Misalnya tempat tidur, pakaian, dan benda lain yang sudah terpapar.

Sementara itu, untuk masa inkubasi dibutuhkan selama 21 hari hingga seseorang yang terpapar menunjukkan gejala penyakit.***

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X