Kenali Tradisi Sejumlah Negara Jelang Hari Raya Idul Adha

- Senin, 17 Juni 2024 | 17:04 WIB
Ilustrasi ucapan Idul Adha.  (Foto freepik)
Ilustrasi ucapan Idul Adha. (Foto freepik)

KALIMANTAN UPDATE - Umat Islam di penjuru dunia merayakan Hari Raya Idul Adha setiap 10 Zulhijah yang jatuh di tahun ini tepat pada hari ini Senin (17/6).

Perayaan Idul Adha menjadi peringatan ketika Nabi Ibrahim AS bersedia mengorbankan putranya, Ismail AS, sebagai bentuk kepatuhannya kepada Allah SWT.

Namun, sebelum Nabi Ibrahim AS sempat mengorbankan putranya, Allah SWT menggantikan Ismail AS dengan seekor domba. Ini menjadi peristiwa sejarah bagi umat Muslim atas disyariatkannya menyembelih hewan kurban setiap perayaan Idul Adha.

Baca Juga: Cara Dapatkan Tampilan Ala Clean Girl Looks Lagi Tren Dunia Kecantikan 2024

Di berbagai penjuru negara ada berbagai tradisi unik yang dilakukan umat muslim dalam rangka memperingati Idul Adha :

Indonesia

Di Indonesia, perayaan Idul Adha biasanya dimulai dengan melaksanakan shalat Ied kemudian dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada masyarakat sekitar.

Idul Adha juga bertepatan dengan datangnya "musim haji" yang menjadi momen pas untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Berdasar raya ucap syukur ada beberapa tradisi yang dilakukan di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga: Usai Perbolehkan Konten Dewasa, Kominfo Bakal Blokir Platform X

Sebut saja ada Tradisi Apitan dari Semarang, tradisi ini biasa diisi dengan pembacaan do'a yang dilanjutkan dengan arak-arakan hasil tani, ternak, dan nantinya hasil tani yang diarak ini akan diambil secara berebutan oleh masyarakat setempat. Tradisi ini dipercaya menjadi kebiasaan para Wali Songo dulu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur di perayaan Idul Adha.

Dari Yogyakarta, ada yang sepintas mirip dengan tradisi Apitan, namanya tradisi Grebeg Gunungan. Tradisi ini dimulai dengan mengarak hasil bumi dari halaman Keraton sampai Masjid Gede Kauman.

Arak-arakan hasil bumi ini berjumlah tiga buah gunungan yang tersusun dari rangkaian sayur-mayur dan buah. Di Yogyakarta, tradisi ini dilaksanakan setiap hari besar agama Islam. Grebeg Syawal dilaksanakan saat Idul Fitri, sementara tradisi Grebeg Gunungan dilaksanakan pada perayaan Idul Adha.

Berikutnya, ada Tradisi Manten Sapi dari Pasuruan, tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada hewan kurban yang akan disembelih. Menariknya, sapi yang hendak dikurbankan akan didandani secantik mungkin bak pengantin. Hewan tersebut juga dikalungkan bunga tujuh rupa, lalu dibalut dengan kain kafan, serban, dan sajadah.

Baca Juga: Isu Pendaftaran CPNS Disebut Pungut Biaya, BKN Buka Suara

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X