Kartu Merah "Absurd" Harvey Elliott: Dua Kartu Kuning dalam Hitungan Detik, Media Spanyol Capnya "Anak Kerdil Berkulit Tipis"
Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | Petualangan harvey elliott bersama Valencia CF di La Liga Spanyol mencapai titik terendah baru setelah gelandang pinjaman dari Liverpool itu menerima dua kartu kuning dalam hitungan detik pada laga melawan Villarreal di Estadio de Mestalla, Sabtu malam. Insiden tersebut tidak hanya merugikan timnya yang akhirnya kalah 2-1, tetapi juga memicu kritik pedas dari media Spanyol yang menjulukinya sebagai “anak kerdil berkulit tipis” alias thin-skinned child.
Laga yang berlangsung pada pekan ke-10 La Liga 2026/2027 itu menjadi mimpi buruk bagi harvey elliott. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70 saat skor imbang 1-1, pemain berusia 23 tahun tersebut sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk menjadi pahlawan. Villarreal baru saja kehilangan Pape Gueye akibat kartu merah langsung, sehingga Valencia memiliki keunggulan jumlah pemain. Namun, momentum itu buyar dalam sekejap.
Pada menit ke-89, harvey elliott menerima kartu kuning pertama karena pelanggaran terhadap Georges Mikautadze. Belum sempat situasi mereda, ia kembali melakukan protes keras terhadap keputusan wasit Alejandro Quintero Gonzalez dan langsung diganjar kartu kuning kedua. Dalam rentang kurang dari 20 detik, gelandang timnas Inggris itu harus meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk, hanya 16 menit setelah masuk.
Pelatih Valencia, Javier Aguirre, meluapkan kemarahannya terhadap keputusan wasit. Ia menyebut kartu merah tersebut sebagai sesuatu yang “absurd dan menggelikan”. Menurutnya, Elliott hampir tidak bisa berbahasa Spanyol, sehingga sangat tidak masuk akal jika ia diusir karena ucapan.
“Saya tidak tahu apa yang mungkin dia katakan kepada wasit, dia hampir tidak bisa berbahasa Spanyol, jadi pengusirannya karena sesuatu yang dia ucapkan membuat saya marah,” ujar Aguirre. “Ini kartu merah yang menggelikan, dan saya sudah mengatakan itu kepadanya. Dia tidak bertanggung jawab, saya yang bertanggung jawab, dan saya akan berbicara dengannya secara pribadi.”
Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Valencia yang kini terpuruk di peringkat ke-19 klasemen La Liga dengan hanya mengoleksi enam poin dari sepuluh pertandingan. Setelah bermain 10 lawan 10, Villarreal memanfaatkan kelengahan tuan rumah dan mencetak gol kemenangan melalui Georges Mikautadze pada menit ke-96.
Media Spanyol tidak memberi ampun kepada harvey elliott. Super Deporte memberikan nilai 0 dari 10 dan menyebutnya sebagai “anak kerdil berkulit tipis”. Eldesmarque dan Vavel sama-sama memberi nilai 1/10, dengan Vavel menyoroti “kesalahan pemula” yang akan diingat lama oleh para penggemar Valencia. Marca memberi nilai 3,9/10, terburuk di lapangan, sementara AS menilai sang pemain sempat berusaha terlibat namun “tidak menimbulkan ancaman” sebelum diusir.
Bagi harvey elliott, ini adalah episode sulit lain dalam kariernya. Ia bergabung dengan Valencia pada hari terakhir bursa transfer musim panas setelah tersingkir dari rencana pelatih Liverpool, Andoni Iraola. Sebelumnya, ia juga gagal bersinar selama masa pinjaman di Aston Villa, di mana ia hanya tampil sembilan kali dan mencetak satu gol karena klub enggan memicu klausul pembelian wajib senilai 35 juta poundsterling.
Sejauh ini, harvey elliott belum pernah menjadi starter untuk Valencia. Dari enam penampilan, ia hanya mengumpulkan total 152 menit bermain tanpa gol maupun assist. Kontraknya bersama Liverpool masih berlaku hingga Juni 2028, dan ia berharap dapat bangkit dari periode terburuk dalam kariernya.
Akibat kartu merah ini, Elliott dipastikan absen pada laga tandang melawan Elche akhir pekan depan. Kecuali komite disiplin memperpanjang hukumannya, ia baru bisa kembali tersedia saat Valencia menjamu Real Madrid pada 7 November mendatang. Insiden di Mestalla menjadi pengingat keras bahwa tekanan dan kekecewaan di lapangan harus dikendalikan, terutama bagi pemain muda yang tengah berjuang membuktikan kualitasnya di kompetisi seketat La Liga.
Bagi Valencia, persoalan jauh lebih besar daripada sekadar satu kartu merah. Dengan torehan satu kemenangan dari sepuluh laga, tim asuhan Aguirre berada di ambang krisis dan wajib segera bangkit jika tidak ingin terjerumus lebih dalam ke zona degradasi. Sementara itu, masa depan harvey elliott di Liverpool maupun di Valencia kini menjadi tanda tanya besar yang menanti jawaban di lapangan.
