Udinese vs Milan: Amorim Kejutkan dengan Diawara, Runjaic di Ujung Tanduk di Bluenergy Stadium
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Laga penutup giornata kedelapan Serie A menghadirkan duel sarat tekanan antara Udinese vs Milan di Bluenergy Stadium, Udine, Minggu malam pukul 20.45 waktu setempat atau 16.45 waktu Brasília. Pertandingan ini menjadi titik krusial bagi kedua kubu yang sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menyelamatkan musim mereka, meski datang dengan kondisi yang sangat berbeda. Udinese vs Milan diprediksi berjalan panas sejak menit pertama karena baik tuan rumah maupun tamu tidak punya pilihan selain meraih tiga poin penuh.
Tuan rumah Udinese tengah berada di jurang krisis. Pasukan Kosta Runjaic datang dengan catatan lima kekalahan beruntun di liga, termasuk dibantai Lecce 3-0 pada pekan sebelumnya, dengan total 13 gol bersarang ke gawang mereka. Situasi ini membuat posisi Runjaic berada di ujung tanduk, meski manajemen masih memberikan kepercayaan. Uniknya, skuad Bianconeri sempat menjalani pemusatan latihan (ritiro) untuk mencari solusi atas rentetan hasil buruk tersebut sebelum menghadapi Udinese vs Milan.
Di kubu seberang, Milan datang dengan modal lebih baik namun tetap diliputi tekanan. Kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di ajang Liga Europa menjadi pukulan berat yang mengundang kritik tajam terhadap pelatih Ruben Amorim. Meski demikian, Milan masih tak terkalahkan di Serie A dan baru saja menang dramatis 3-2 atas Atalanta, sehingga mereka berambisi menjaga jarak dengan papan atas klasemen lewat partai Udinese vs Milan ini.
Keputusan mengejutkan datang dari Amorim dalam laga Udinese vs Milan. Pelatih asal Portugal itu menurunkan bek kiri muda kelahiran 2006, Sankhoun Diawara, sejak menit pertama. Ini merupakan debut absolut Diawara di Serie A, setelah sebelumnya hanya tampil 33 menit di Liga Europa. Amorim juga menurunkan Omari Hutchinson sebagai starter di liga untuk pertama kalinya, sementara Gonçalo Ramos yang sempat diragukan kebugarannya dipastikan tampil sebagai ujung tombak.
Krisis cedera memaksa Amorim memanggil lima pemain dari Milan Futuro untuk mengisi bangku cadangan: kapten Lorenzo Ossola, Silvano Vos, El Hadji Malick Cissé, Luca Menon, dan Nirash Perera. Sementara itu, Musah tidak masuk dalam susunan pemain. Milan tampil dengan formasi 4-4-1-1: Maignan; Tomori, De Winter, Pavlovic, Diawara; Hutchinson, Modric, Jashari, Bartesaghi; Pulisic; Gonçalo Ramos. Luka Modric tetap menjadi jenderal di lini tengah.
Udinese sendiri turun dengan skema 3-4-2-1: Okoye; Abankwah, Kabasele, Palma; Vojvoda, Piotrowski, Karlstrom, Kamara; Chakvetadze, Ekkelenkamp; Davis. Runjaic menaruh kepercayaan pada Davis sebagai penyerang tunggal untuk mencuri gol di laga Udinese vs Milan. Tidak ada pemain yang terkena sanksi kartu di kedua kubu, sehingga kedua pelatih bisa menurunkan kekuatan terbaiknya.
Kondisi cuaca di Udine saat pertandingan diperkirakan dingin, sekitar 9 derajat Celsius pada pukul 19.30 dan cenderung turun sepanjang laga. Sebelum kick-off, dilakukan pemeriksaan lapangan (pitch inspection) untuk memastikan kondisi rumput layak digunakan. Laga Udinese vs Milan disiarkan langsung melalui DAZN, juga dapat disaksikan lewat kanal Zona DAZN 1 bagi pelanggan ganda DAZN-Sky, serta melalui live streaming Disney+ untuk wilayah Brasil.
Dari sisi taktik, Udinese vs Milan menyajikan pertarungan menarik antara kebutuhan bertahan hidup tuan rumah dan ambisi Milan menjaga konsistensi di papan atas. Runjaic kemungkinan mengandalkan transisi cepat melalui Chakvetadze dan Ekkelenkamp untuk menopang Davis, sementara Amorim akan mengandalkan kreativitas Modric dan kecepatan Pulisic di sektor sayap untuk membongkar pertahanan tiga bek Udinese.
Secara klasemen dan performa, Milan jelas lebih diunggulkan dalam partai Udinese vs Milan ini. Namun tekanan mental akibat kekalahan di Eropa bisa menjadi bumerang, terlebih Udinese bermain di hadapan pendukung sendiri yang haus akan kebangkitan. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim, karena kekalahan berpotensi memperparah krisis di masing-masing kubu.
Bagi Udinese, hasil positif akan menjadi oksigen bagi Runjaic yang posisinya semakin tidak aman. Sementara bagi Milan, tiga poin di Udine akan meredam kritik terhadap Amorim sekaligus membuktikan bahwa skuad muda yang dipaksanya tampil mampu menjawab tantangan. Laga Udinese vs Milan pun menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda seperti Diawara dan Hutchinson yang mendapat kepercayaan besar malam ini.
Dengan segala dinamika yang menyertainya, Udinese vs Milan bukan sekadar pertandingan pekan kedelapan biasa. Ini adalah duel dua tim yang sama-sama berlari dari tekanan, di mana satu kemenangan bisa mengubah arah musim, sementara kekalahan berisiko memicu gejolak lebih besar. Kick-off di Bluenergy Stadium akan menjadi jawaban atas semua tanda tanya yang menyelimuti kedua kubu.
