Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Krisis air bersih yang melanda kawasan Jabodetabek mendorong sekelompok pelajar untuk berinovasi. Adalah Siswa SMAN 21 Jakarta Ciptakan Alat Air Bersih O2H, sebuah terobosan teknologi yang mampu mengubah kelembapan udara menjadi air layak konsumsi. Inovasi ini berhasil memenangkan kompetisi National Innovation Challenge yang digelar pada April 2026.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh BASF Indonesia bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Ajang ini diikuti oleh 100 pelajar dari 20 tim yang berasal dari 16 sekolah di wilayah Jabodetabek. Setelah melalui seleksi ketat, 50 siswa yang terbagi dalam 10 tim berhasil melaju ke babak final untuk mempresentasikan ide mereka di hadapan dewan juri.
Tim Gen V dari SMAN 21 Jakarta tampil sebagai juara berkat perangkat bernama O2H atau Atmospheric Water Harvesting System. Alat ini bekerja dengan cara menangkap kelembapan udara, kemudian mengolahnya melalui serangkaian proses penyaringan dan sterilisasi khusus sehingga menghasilkan air bersih yang siap digunakan.
“Kami terinspirasi dari kesulitan warga di sekitar kami yang sering mengalami krisis air bersih, terutama saat musim kemarau. O2H hadir sebagai solusi tepat guna yang memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, yaitu udara,” ujar salah satu anggota Tim Gen V.
Keunggulan O2H terletak pada sistem penyaringannya yang berlapis. Pertama, udara lembap dihisap menggunakan kipas berdaya rendah. Kedua, uap air dikondensasi menjadi cairan melalui pendinginan terkontrol. Ketiga, air hasil kondensasi melewati filter karbon aktif, UV sterilizer, dan mineralisasi untuk memastikan kualitasnya setara dengan air minum dalam kemasan.
Dewan juri menilai inovasi ini sangat relevan dengan permasalahan lingkungan saat ini. Selain efektif, O2H juga dirancang portabel dan hemat energi sehingga dapat digunakan di daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan PDAM.
Kemenangan Siswa SMAN 21 Jakarta Ciptakan Alat Air Bersih O2H ini bukan hanya sekadar prestasi akademik, tetapi juga bukti bahwa generasi muda mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Ke depan, tim berencana mengembangkan prototipe dengan kapasitas produksi air yang lebih besar dan biaya operasional yang lebih murah.
National Innovation Challenge sendiri bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sosial dan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar. BASF Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi yang mendorong lahirnya inovator-inovator muda.
Dengan adanya inovasi seperti O2H, harapan akan ketersediaan air bersih yang merata di Indonesia semakin terbuka. Siswa SMAN 21 Jakarta Ciptakan Alat Air Bersih O2H telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.
Keberhasilan ini juga menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif mengikuti kompetisi serupa. Diharapkan semakin banyak pelajar yang tergerak untuk menciptakan solusi berbasis masalah di sekitar mereka.
Pada akhirnya, kisah Siswa SMAN 21 Jakarta Ciptakan Alat Air Bersih O2H menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu lahir dari laboratorium canggih, tetapi bisa muncul dari kepedulian terhadap lingkungan. Semoga langkah mereka menjadi awal dari perubahan besar bagi akses air bersih di Indonesia.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: Suara Landak

