PlayStation 5 Kini Bisa Mainkan Game Steam, Sony Hadapi Gelombang Jailbreak dan Bocoran Handheld RDNA 5
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Dunia playstation kembali menjadi sorotan setelah komunitas pengguna konsol berhasil membuka celah keamanan yang memungkinkan mesin PlayStation 5 (PS5) menjalankan game dari platform Steam secara langsung. Perkembangan ini menandai babak baru dalam ekosistem konsol Sony, di mana batas antara perangkat keras tertutup dan PC semakin kabur. Di saat yang sama, Sony tengah bersiap menghadapi tantangan besar: gelombang jailbreak pada firmware terbaru dan persaingan handheld generasi mendatang yang disebut-sebut akan menggunakan chip AMD RDNA 5 eksklusif.
Playden, Gerbang Steam di PlayStation 5
Proyek sumber terbuka bernama Playden menjadi kunci terobosan ini. Awalnya dikembangkan untuk macOS, Playden kini diadaptasi agar dapat berjalan di playstation 5 yang telah di-jailbreak. Pengguna dapat masuk dengan akun Steam pribadi dan mengunduh langsung game dari pustaka mereka ke konsol. Alih-alih meluncurkan game secara langsung, Playden menciptakan aplikasi PS5 terpisah yang tampil sebagai ikon mandiri di layar utama, sehingga file, pengaturan, dan log error aplikasi tetap terisolasi.
Proses menjalankan game terjadi di lingkungan Windows terpisah melalui alat bernama ‘prospero-win’, sebuah port Wine yang dirancang khusus untuk arsitektur PS5. Namun, karena masih dalam tahap alpha, pengalaman pengguna belum seragam. Sebagian pengguna melaporkan aplikasi crash setelah dibuka, sementara yang lain berhasil memainkan game seperti Portal meski tanpa dukungan mouse dan tombol Esc. Daftar game yang diklaim kompatibel mencakup American Truck Simulator, Cyberpunk 2077, Doom Eternal, GTA: Vice City, Left 4 Dead 2, dan Team Fortress 2.
Untuk menggunakan Playden, pengguna wajib memiliki PS5 yang sudah di-jailbreak dan menanggung sendiri segala risikonya. Aplikasi ini bukan produk resmi Valve dan tidak mendapat dukungan dari perusahaan tersebut. Meski demikian, kemunculannya menunjukkan bahwa komunitas playstation semakin agresif dalam mengambil kendali atas perangkat keras yang mereka miliki.
Jailbreak Firmware 14.10 Semakin Dekat
Di sisi lain, jagat homebrew dihebohkan oleh unggahan pengembang Gezine yang memperlihatkan akses ke menu debug PS5 pada firmware 14.10, versi terbaru yang dirilis Sony. Akses ke menu debug bukan berarti jailbreak penuh, tetapi menjadi indikasi bahwa pertahanan sistem mulai retak. Tantangan terbesar yang masih tersisa adalah eksekusi salinan cadangan game, yang dalam praktiknya sering dikaitkan dengan pembajakan.
Momen ini dinilai sangat sensitif karena hanya berselang sebulan sebelum peluncuran GTA 6, salah satu judul paling dinanti dalam sejarah industri game. Sony menjadikan firmware 14.10 sebagai syarat minimum untuk menjalankan game Rockstar tersebut sekaligus mengakses fitur online. Artinya, siapa pun yang ingin memainkan GTA 6 secara daring harus memperbarui sistemnya. Jika komunitas berhasil menembus 14.10 secara penuh dan Sony tidak merilis pembaruan wajib tambahan, game tersebut berpotensi berjalan di konsol yang telah dimodifikasi.
Langkah Sony memperketat keamanan juga dilatarbelakangi rencana penghentian produksi disk game fisik pada Januari 2028, yang memicu petisi penolakan dari hampir 200.000 orang hanya dalam sepekan. Solusi modifikasi perangkat lunak pun semakin dipandang sebagai cara gamer merebut kembali kendali atas perangkat keras mereka.
Bocoran PlayStation Handheld dengan RDNA 5
Di tengah gejolak keamanan, Sony dikabarkan sedang menyiapkan perangkat handheld generasi baru dengan nama kode Canis. Menurut informasi dari Richard Leadbetter dari Digital Foundry, Sony berpotensi menjadi satu-satunya produsen yang menawarkan SoC handheld khusus berbasis arsitektur AMD RDNA 5. Keunggulan ini bukan hasil perjanjian eksklusivitas konvensional, melainkan karena AMD semakin selektif dalam mengembangkan chip semi-kustom dan mensyaratkan komitmen volume produksi besar sebelum mengalokasikan sumber daya rekayasa.
Kabar sebelumnya menyebutkan AMD meminta komitmen minimal 10 juta chip sebelum mengembangkan SoC khusus untuk handheld Xbox, yang dinilai Microsoft terlalu berisiko. Jika benar, Sony bisa menikmati start lebih awal di segmen handheld, sementara pesaing seperti Asus, Lenovo, dan Valve mungkin harus puas dengan arsitektur RDNA 3.5 yang sudah ada. Canis sendiri dirumorkan mengusung GPU RDNA 5 dengan 16 compute unit serta kombinasi inti CPU Zen 6c dan Zen 6 hemat daya, dan diproyeksikan mampu menjalankan game secara native, berbeda dari PlayStation Portal yang berfokus pada streaming.
Masalah Keamanan Akun Anak
Selain isu jailbreak dan perangkat keras, muncul laporan mengenai celah keamanan pada akun playstation yang memungkinkan pihak ketiga membuat akun anak tanpa izin. Kasus ini menambah daftar tantangan yang harus ditangani Sony, mulai dari modifikasi perangkat keras, keamanan firmware, hingga perlindungan data pengguna di tingkat akun.
Kesimpulan
Dinamika di dunia playstation saat ini menunjukkan dua sisi yang saling bertolak belakang. Di satu sisi, Sony terus memperkuat ekosistem dan menyiapkan inovasi perangkat keras melalui handheld RDNA 5 yang berpotensi mendominasi pasar. Di sisi lain, komunitas jailbreak dan pengembang homebrew terus mencari celah, seperti Playden dan akses debug pada firmware 14.10, yang mengancam model bisnis tertutup konsol. Menjelang peluncuran GTA 6, keseimbangan antara inovasi, keamanan, dan kendali pengguna akan menjadi ujian terbesar bagi Sony dalam beberapa bulan mendatang.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: VideoCardz, Digital Foundry, TecnoAndroid, 4Gamer
