Thunderstorm Warning Kembali Mengguncang Inggris: Dua Tewas, 160 Ribu Rumah Gelap Gulita
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Inggris kembali dilanda kecemasan setelah Badan Meteorologi Met Office mengeluarkan peringatan thunderstorm warning dan angin kencang terbaru di tengah upaya pemulihan pascabadai akhir pekan. Peringatan kuning untuk angin kencang ini dikeluarkan hanya beberapa jam setelah Storm Boelo menerjang dengan hembusan mencapai 84 mph, memicu banjir, memutus aliran listrik ke sekitar 160 ribu rumah, dan merenggut dua korban jiwa. Bagi warga di sejumlah wilayah, ancaman thunderstorm warning kali ini terasa seperti pukulan beruntun yang belum berakhir.
Peringatan cuaca kuning untuk angin berlaku mulai pukul 03.00 hingga tengah malam waktu setempat, mencakup sebagian Inggris Utara, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Met Office memperingatkan potensi gangguan perjalanan, kerusakan bangunan, serta risiko cedera akibat puing yang beterbangan, dengan kemungkinan kecil adanya bahaya terhadap keselamatan jiwa. Hembusan angin diperkirakan mencapai 50 hingga 60 mph di banyak wilayah, sementara area pesisir dan dataran tinggi berpotensi mengalami embusan 70 mph atau lebih.
“Hembusan 50-60 mph mungkin terjadi cukup luas dan beberapa area pesisir atau terbuka bisa melihat hembusan 70 mph atau lebih, namun saat ini masih ada ketidakpastian soal di mana dan seberapa kuat puncak hembusan tersebut,” demikian pernyataan Met Office. Peringatan thunderstorm warning ini juga menyoroti risiko rumah tanpa listrik, sehingga warga diminta menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, baterai, dan power bank ponsel.
Korban Jiwa dan Kerusakan di Berbagai Wilayah
Tragedi mewarnai akhir pekan lalu. Seorang pria berusia 60 tahun meninggal setelah tertimpa pohon tumbang di dekat Castle Douglas, Dumfries, Skotlandia, pada Minggu. Di London utara, seorang pria berusia 20-an tewas setelah pohon menimpa mobil yang sedang melaju. Dua perempuan juga dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa pohon tumbang lainnya di Aberfeldy, Perth and Kinross. First Minister Skotlandia, John Swinney, menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan orang-orang terdekat para korban.
Di Wales, peringatan kuning angin kencang dikeluarkan untuk sembilan wilayah, yakni Bridgend, Carmarthenshire, Ceredigion, Conwy, Gwynedd, Isle of Anglesey, Neath Port Talbot, Pembrokeshire, dan Swansea. Peringatan ini berlaku mulai pukul 18.00 Senin hingga pukul 03.00 Selasa, dengan hembusan 45-50 mph di pedalaman dan 60-65 mph di pesisir serta dataran tinggi. Sembilan peringatan banjir masih aktif di Wales, sementara jalan tergenang, pohon tumbang, dan pembatalan kereta dilaporkan pada Senin pagi.
Wilayah lain seperti North West England, South West England, Strathclyde, dan South West Scotland juga masuk dalam cakupan peringatan angin yang berlaku mulai pukul 20.00 Senin hingga pukul 03.00 Selasa. Met Office mengingatkan bahwa angin kencang akan disertai hujan lebat yang dapat menambah gangguan. Ancaman thunderstorm warning ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi pengendara kendaraan tinggi dan mereka yang berada di jalur pesisir.
Irlandia Ikut Siaga
Di Republik Irlandia, Met Éireann juga mengeluarkan peringatan hujan dan angin status kuning untuk Cork dan Kerry. Peringatan hujan yang semula berlaku pagi hari telah dicabut, namun hujan lebat diperkirakan kembali antara pukul 16.00 dan 22.00. Peringatan angin status kuning berlaku mulai pukul 17.00 hingga tengah malam untuk Cork, Clare, Waterford, Carlow, Donegal, Galway, Kilkenny, Mayo, Wexford, dan Wicklow. Met Éireann memperingatkan kondisi berkendara dan bersepeda yang sulit, gelombang pesisir besar, serta kemungkinan pohon dan dahan tumbang. Akibatnya, acara ‘Malloween’ di Mallow Castle, Cork, yang dijadwalkan berlangsung Minggu sore, terpaksa dibatalkan.
Imbauan Keselamatan bagi Warga
Met Office mengimbau warga di area pesisir untuk mewaspadai gelombang besar. “Bahkan dari pantai, gelombang pecah yang besar dapat menyapu Anda hingga jatuh dan terbawa ke laut,” demikian peringatan lembaga tersebut. Warga diimbau memantau pembaruan cuaca secara berkala, menghindari perjalanan yang tidak perlu selama puncak badai, dan mengamankan benda-benda di luar rumah yang berpotensi diterbangkan angin.
Rangkaian badai Austen dan Boelo dalam tiga hari terakhir menunjukkan betapa cepatnya cuaca ekstrem berganti. Peringatan thunderstorm warning terbaru menjadi pengingat bahwa musim badai belum usai, dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih bergejolak hingga awal pekan depan.
Dengan dua korban jiwa, ratusan ribu rumah tanpa listrik, dan transportasi yang terganggu, peringatan thunderstorm warning kali ini bukan sekadar informasi rutin, melainkan seruan nyata untuk berlindung dan bersiap. Otoritas setempat terus memantau perkembangan dan akan memperbarui peringatan bila kondisi memburuk.
