Phantom Blade Zero Review: Skor 88 di Metacritic, Mahakarya Kungfu Punk dari China yang Bikin Dunia Takjub
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Dunia industri game Tanah Air dan internasional tengah dihebohkan oleh rilisnya salah satu judul paling dinanti tahun ini. phantom blade zero review menjadi topik hangat di berbagai platform media gaming global setelah S-Game, pengembang asal China, resmi meluncurkan game action-adventure bertema wuxia gelap tersebut. Ulasan dari puluhan kritikus internasional pun bermunculan hampir serentak, dan hasilnya sungguh mencengangkan: mayoritas menyebut game ini sebagai salah satu action game terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan pantauan langsung di laman agregator ulasan, Phantom Blade Zero berhasil mengumpulkan skor Metacritic sebesar 88 dari 25 ulasan untuk versi PlayStation 5, serta rata-rata 91 di OpenCritic. Yang lebih mengejutkan, hampir 96 persen kritikus memberikan rekomendasi positif, bahkan nyaris tidak ada ulasan negatif sama sekali. Angka ini menempatkan Phantom Blade Zero sejajar dengan deretan game AAA kelas dunia, sekaligus memperkuat posisi China sebagai kekuatan baru di industri game premium setelah kesuksesan Black Myth: Wukong.
Perjalanan Soul dan 66 Hari yang Menentukan
Phantom Blade Zero mengisahkan Soul, salah satu ksatria terkuat dari organisasi bernama The Order. Setelah membunuh pemimpin organisasinya sendiri dalam sebuah pertarungan sengit, Soul terluka parah dan nyaris tewas. Di ambang kematian, ia bertemu entitas misterius bernama Flesh Sculptor yang menawarkan dua pilihan jantung sebagai syarat untuk hidup kembali. Soul memilih jantung yang mempertahankan emosinya sebagai manusia, namun dengan konsekuensi brutal: ia hanya memiliki waktu 66 hari untuk hidup.
Kebangkitan Soul justru menjadikannya buronan prioritas tertinggi The Order. Di tengah pelariannya, ia harus mengungkap konspirasi besar yang melibatkan wabah misterius di dunia Wulin. Alur cerita maju-mundur antara masa lalu dan masa kini menjadi salah satu daya tarik naratif yang dipuji para kritikus, yang menilai pendekatan ini berhasil membangun kedalaman emosional karakter utama.
Pujian Luar Biasa untuk Sistem Pertarungan
Dalam hampir setiap phantom blade zero review yang beredar, sistem pertarungan menjadi aspek yang paling banyak mendapat pujian. Kritikus sepakat bahwa kombat terasa spektakuler, cair, dan sangat memuaskan. Pemain dapat merangkai berbagai senjata, parry, dan evasi dalam satu alur cepat yang membuat mereka merasa seperti maestro dalam film kungfu klasik. Setting “Kungfupunk” yang memadukan estetika tradisional China dengan sentuhan modern turut disebut sebagai salah satu desain visual paling memukau tahun ini.
Sejumlah media ternama memberikan skor tertinggi. TheGamer memberi nilai sempurna 100 dan menyebutnya sebagai kandidat kuat Game of the Year, memuji pertarungan bos, soundtrack, serta alur cerita yang emosional. GamePro memberikan 90 dan menyebutnya sebagai action game sempurna bagi pemain yang jenuh dengan formula Souls-like konvensional. Push Square, GamingBolt, dan Insider Gaming juga memberi 90, sementara PSX Brasil mencatat skor 95 dan INVEN 92. Bahkan IGN menekankan kualitas kombat dan replayability yang tinggi, dengan sejumlah kritikus mengaku bermain lebih dari 50 jam tanpa merasa bosan, padahal durasi cerita utama hanya sekitar 20 hingga 30 jam.
Kritik Minor dan Catatan Teknis
Meski nyaris sempurna, phantom blade zero review juga mencatat sejumlah kekurangan. Eurogamer memberi skor 60 karena menyoroti masalah keseimbangan dan kualitas pada beberapa bagian permainan. RPGamer dan Critical Hits mencatat bahwa musuh standar bisa terasa repetitif seiring berjalannya cerita, dan sistem ekonomi kehilangan kedalaman di paruh kedua permainan. Creative Bloq dengan skor 70 mengkritik beberapa pilihan desain navigasi yang dianggap menjengkelkan. Selain itu, glitch teknis minor dan masalah performa sesekali juga menjadi catatan yang diharapkan segera diperbaiki lewat patch.
Kolaborasi dengan Asus ROG
Antusiasme terhadap game ini juga merambah ke ranah perangkat keras. Asus ROG meluncurkan ROG NUC 16 Phantom Blade Zero Edition, mini PC edisi khusus dengan desain hitam-merah dan panel semi-transparan bergambar Soul. Perangkat berukuran sekitar tiga liter ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus 24 inti, dengan opsi GPU GeForce RTX 5070 atau RTX 5080 Laptop, RAM DDR5-6400 32GB, serta sistem pendingin QuietFlow tiga kipas yang menjaga kebisingan di bawah 38 dBA. Harga edisi khusus ini mencapai 3.740 hingga 4.720 dolar AS di China, meski belum ada informasi harga untuk pasar lain.
Dari sisi jadwal, Phantom Blade Zero resmi meluncur untuk PC dan PlayStation 5 pada 29 Oktober. Kombinasi skor review yang gemilang, kolaborasi perangkat keras bergengsi, dan ekspektasi tinggi dari komunitas soulslike membuat phantom blade zero review terus menjadi pencarian populer menjelang hari peluncuran. Bagi pecinta pertarungan cepat, koreografi bela diri, dan dunia wuxia yang segar, game ini jelas layak masuk daftar utama.
Secara keseluruhan, Phantom Blade Zero membuktikan bahwa S-Game mampu menghadirkan karya kelas dunia yang menyaingi produksi studio Barat dan Jepang. Meski masih menyisakan beberapa kekurangan teknis, kualitas kombat, desain bos, dan kekuatan naratifnya menjadikan phantom blade zero review sebagai salah satu ulasan paling positif tahun ini. Dengan perbaikan berkelanjutan melalui patch, game ini berpotensi menjadi salah satu judul action paling berpengaruh dekade ini.
