BMKG Jogja Peringatkan Cuaca Ekstrem Akhir Oktober: Hujan Petir dan Angin Kencang Mengintai DIY
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode akhir Oktober 2026. Prakiraan bmkg jogja menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah DIY, terutama Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat perubahan cuaca yang signifikan dapat terjadi dalam waktu singkat.
Menurut informasi resmi bmkg jogja, prakiraan cuaca untuk Kamis (29/10/2026) berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB. Pagi hari diperkirakan cerah berawan, namun potensi hujan meningkat pada siang hingga sore hari. Hujan ringan diprakirakan terjadi di beberapa wilayah, sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Potensi hujan disertai petir menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Secara rinci, prakiraan cuaca di lima kabupaten/kota DIY pada Kamis, 29 Oktober 2026 adalah sebagai berikut:
- Kulon Progo: Hujan ringan, suhu 24–30 derajat Celsius.
- Bantul: Hujan ringan, suhu 25–31 derajat Celsius.
- Gunungkidul: Berawan, suhu 24–31 derajat Celsius.
- Sleman: Hujan sedang, suhu 24–31 derajat Celsius.
- Kota Yogyakarta: Hujan sedang, suhu 25–32 derajat Celsius.
Secara umum, suhu udara di DIY berkisar 20–30 derajat Celsius dengan kelembapan 65–97 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam. Memasuki malam hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara, sedangkan dini hari diprakirakan berawan.
Peringatan dini cuaca juga berlaku secara nasional. BMKG pusat menyebutkan bahwa sejumlah provinsi masuk kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Jawa Barat. Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat atau kategori Waspada berlaku di Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Peringatan serupa juga mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Potensi angin kencang turut menjadi perhatian di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Prakirawan BMKG, Lintang, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer mendukung pembentukan awan hujan. Salah satu pemicunya adalah sirkulasi siklonik di perairan utara Aceh yang memicu pertemuan dan perlambatan massa udara di perairan utara Aceh, bagian utara Selat Malaka, serta wilayah sekitarnya. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan di wilayah sekitar. Selain itu, BMKG mencatat bahwa cuaca panas dan kering masih berlangsung di sejumlah wilayah, dipengaruhi oleh El Niño yang sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Suhu maksimum mencapai 38 derajat Celsius atau lebih di Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur pada periode 22–25 Oktober 2026.
Masyarakat diimbau mewaspadai risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang. Pengguna jalan perlu berhati-hati ketika hujan deras mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin. Warga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang dan tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca membahayakan. Informasi terbaru dapat diakses melalui situs resmi BMKG dan kanal media sosial @infoBMKG.
Dengan adanya peringatan dini ini, masyarakat DIY khususnya diharapkan tetap tenang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas penanggulangan bencana apabila terjadi kondisi darurat. Pantau terus perkembangan cuaca melalui bmkg jogja untuk memastikan aktivitas sehari-hari tetap aman dan nyaman.
