Semen Padang vs PSPS: Gol Dimas Wicaksono Hancurkan Kabau Sirah, Nil Maizar Jadi Korban Keempat Championship 2026-2027
Kalimantan Update – 06 Oktober 2026 | Duel bertajuk Derby Andalas antara Semen Padang vs PSPS Pekanbaru berakhir dramatis di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam. Gol tunggal Dimas Wicaksono pada menit ke-72 tidak hanya membawa Askar Bertuah pulang dengan tiga poin, tetapi juga menjadi pemicu berakhirnya kerja sama Semen Padang FC dengan pelatih kepala Nil Maizar. Laga semen padang vs psps yang berlangsung dalam tensi tinggi itu menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Semen Padang yang berstatus tuan rumah berusaha mengambil kendali permainan. Kabau Sirah tampil dengan materi pemain berpengalaman dan lebih banyak menguasai bola, membangun serangan dari lini tengah untuk mencari celah di pertahanan lawan. Namun, PSPS yang diasuh Akhyar Ilyas tampil disiplin dan tidak sekadar menunggu serangan. Askar Bertuah beberapa kali berani menekan hingga ke area pertahanan Semen Padang dan memanfaatkan ruang untuk membangun serangan balik.
Pertandingan berjalan dengan tempo sedang namun sengit. Kedua kesebelasan saling jual beli serangan, tetapi rapatnya barisan pertahanan PSPS membuat sejumlah peluang Kabau Sirah gagal menjadi gol. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata 0-0 bertahan.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Semen Padang semakin gencar mencari gol pembuka, sementara PSPS tetap bermain sabar sambil menunggu momentum. Akhyar Ilyas kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan tenaga skuadnya. Perubahan tersebut membuat permainan Askar Bertuah lebih berani dalam melakukan serangan.
Upaya PSPS akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Dimas Wicaksono berhasil memanfaatkan ruang di area pertahanan Semen Padang dan mencetak gol yang membawa PSPS unggul 1-0. Gol tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan kemenangan penting bagi tim tamu dalam laga semen padang vs psps.
Kemenangan ini membawa PSPS merangsek ke posisi dua klasemen sementara Grup A. Pemerintah Kota Pekanbaru pun memberikan apresiasi tinggi. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan, memberikan bonus sebesar Rp100 juta kepada para pemain dan staf tim.
“Bonus, aman-aman. Kita siapkan bonus ya,” ujar Agung saat bertemu para pemain usai laga. Ketika ditanya nominal oleh Edward Riansyah, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru yang juga menjabat CEO sekaligus COO PSPS, Agung memastikan angka tersebut. “Rp100 juta,” jawabnya, yang langsung disambut sorak gembira para pemain.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Agung menegaskan bahwa bonus tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi tim. Kemenangan atas Semen Padang dinilai sebagai hasil penting dalam persaingan Grup A yang semakin ketat.
Di sisi lain, kekalahan dalam laga semen padang vs psps itu membawa dampak besar bagi kubu tuan rumah. Manajemen Semen Padang FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Nil Maizar tak lama setelah pertandingan usai. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi manajemen terhadap kinerja tim di awal Championship 2026/2027.
“Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengabdian Coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik,” tulis pernyataan resmi klub. “Terima kasih telah menjadi bagian penting dari keluarga besar skuad Kabau Sirah. Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan selalu diberi kelancaran di perjalanan karier selanjutnya!”
Menariknya, hasil dalam laga semen padang vs psps tersebut sejatinya merupakan kekalahan pertama Semen Padang pada Championship 2026-2027. Dalam empat pertandingan awal, Kabau Sirah mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Mereka sebelumnya menang 1-0 atas Persiraja Banda Aceh, bermain 1-1 melawan PSIS Semarang, kemudian menundukkan PSGC Ciamis 2-0.
Manajer Semen Padang FC, Braditi Maolevey, sebelumnya mengungkapkan bahwa klub memiliki target untuk meraih kemenangan dalam tiga pertandingan menghadapi PSPS, PSMS Medan, dan Persikad Depok. “Target kami memang menang untuk sapu bersih, tiga pertandingan mulai dari PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, dan Persikad Depok. Ini kesepakatan manajemen dengan pelatih,” kata Braditi.
Keputusan Semen Padang mempertegas kerasnya kompetisi kasta kedua musim ini. Nil Maizar menjadi korban keempat secara beruntun. Sebelumnya, Andri Ramawi didepak Persipura Jayapura usai pekan kedua, lalu Jaya Hartono dilepas Persiraja Banda Aceh pascapekan ketiga. Persipura dan Persiraja sudah menentukan pengganti, yakni Regi Aditya dan Muhammad Ridwan.
CEO Semen Padang, Andre Rosiade, memberi bocoran bahwa sosok pengganti Nil Maizar adalah pelatih yang pernah juara di Indonesia. Nama Stefano Cugurra ‘Teco’ pun santer dikaitkan menjadi pelatih kepala baru untuk lanjutan Championship 2026-2027. Pengumuman resminya tinggal menunggu waktu.
Bagi PSPS, kemenangan dalam laga semen padang vs psps menjadi modal berharga untuk menjaga momentum di papan atas. Sementara bagi Semen Padang, manajemen dituntut bergerak cepat menentukan pelatih anyar karena kompetisi masih panjang dan stabilitas teknis menjadi kunci untuk mengejar target musim ini.
Secara keseluruhan, duel semen padang vs psps pekan keempat ini menjadi cermin betapa kompetitifnya Pegadaian Championship 2026/2027. Tiga poin, bonus Rp100 juta, dan satu kursi pelatih yang melayang menjadi rangkuman satu malam penuh drama di Stadion Patriot Candrabhaga.
Penulis: Syaifullah, Oktavianus A
Editor: Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: SKOR.id, RRI.co.id, LIPO, Pasbana
