Stok Beras Kukar Aman di Tengah Kemarau, Disperindag Tetap Pantau Kenaikan Harga Pangan

Foto: Istimewa

Stok Beras Kukar Aman di Tengah Kemarau, Disperindag Tetap Pantau Kenaikan Harga Pangan

Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa Stok Beras Kukar Aman di Tengah Kemarau Disperindag Tetap Pantau Kenaikan Harga sejumlah komoditas pangan di pasaran. Kepastian ini disampaikan menyusul kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kukar dan dikhawatirkan dapat mengganggu produksi pertanian serta kelancaran distribusi bahan pokok ke masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Burhanuddin, mengungkapkan bahwa pemantauan harga pada pekan sebelumnya menunjukkan sejumlah komoditas pangan sudah mulai mengalami kenaikan. Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa Stok Beras Kukar Aman di Tengah Kemarau Disperindag Tetap Pantau Kenaikan Harga tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

“Untuk kenaikan harga pangan di Kukar, berdasarkan data per minggu lalu memang sudah mulai ada kenaikan,” kata Burhanuddin di Tenggarong, Senin (5/10/2026).

Pemantauan yang dilakukan Disperindag Kukar tidak hanya menyasar harga di tingkat pasar, tetapi juga mencakup ketersediaan barang dari para distributor. Data tersebut menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah pengendalian harga agar tidak memberatkan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Ketersediaan Beras Masih Terkendali

Khusus untuk komoditas beras, Burhanuddin memastikan ketersediaannya masih dalam kondisi aman. Pemerintah terus berkoordinasi dengan distributor dan pihak terkait guna menjaga kelancaran pasokan ke pasar. Menurutnya, kondisi kemarau dan kekeringan memang perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi produksi pertanian, namun kebutuhan masyarakat terhadap beras tetap dijaga melalui penguatan distribusi dan pengawasan stok secara berkala.

“Untuk bahan pokok, sebenarnya datanya ada di teman-teman bidang industri, termasuk data dari distributor yang mendatangkan barang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa operasi pasar terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan. Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, terutama ketika terjadi kenaikan pada sejumlah komoditas. Operasi pasar dinilai menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengendalian inflasi daerah, bersamaan dengan pemantauan harga dan ketersediaan stok di tingkat distributor maupun pedagang.

Antisipasi Dampak Kemarau terhadap Distribusi

Di sisi lain, kondisi pangan Kukar tetap perlu diantisipasi menjelang puncak dampak kemarau. Kekeringan tidak hanya berpengaruh terhadap produksi padi, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya distribusi apabila pasokan dari sentra produksi berkurang. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar gejolak harga tidak semakin meluas dan merugikan konsumen.

Karena itu, Disperindag Kukar memastikan pemantauan akan terus dilakukan agar gangguan pasokan dapat segera direspons. Berbagai langkah preventif disiapkan, mulai dari koordinasi lintas instansi, pengecekan stok secara rutin, hingga penyiapan skema distribusi alternatif jika terjadi penurunan pasokan dari daerah sentra produksi.

“Dengan langkah tersebut, kami berharap stok beras tetap terjaga meski sejumlah wilayah Kukar menghadapi kemarau dan kekeringan, sementara gejolak harga bahan pangan dapat ditekan melalui intervensi pasar,” tutupnya.

Peran Distributor dan Pedagang dalam Menjaga Stabilitas

Dalam menjaga stabilitas pangan, peran distributor dan pedagang menjadi kunci. Disperindag Kukar mendorong para pelaku usaha untuk tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat mengganggu keseimbangan pasokan di pasar.

Penguatan data dan informasi harga menjadi bagian penting dari strategi pengendalian. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat sasaran, termasuk menentukan kapan operasi pasar perlu digelar dan komoditas apa yang perlu mendapat perhatian lebih. Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga pangan.

Secara keseluruhan, Stok Beras Kukar Aman di Tengah Kemarau Disperindag Tetap Pantau Kenaikan Harga menjadi gambaran bahwa pemerintah daerah bergerak aktif mengantisipasi dampak kemarau. Meski tantangan kekeringan masih membayangi, koordinasi yang solid antara pemerintah, distributor, dan pedagang diyakini mampu menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat Kukar.

Kesimpulannya, stabilitas pangan di Kukar tidak hanya bergantung pada produksi lokal, tetapi juga pada kelancaran distribusi dan pengawasan harga yang berkelanjutan. Dengan pemantauan rutin, operasi pasar, serta koordinasi lintas pihak, pemerintah optimistis kebutuhan beras dan bahan pokok lainnya tetap terpenuhi dengan harga yang wajar. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan bijak dalam berbelanja sehingga stok pangan tetap terjaga hingga kemarau berlalu.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: UpdateKaltim.com