Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola internasional. Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, resmi mengakhiri kariernya di tingkat internasional setelah melakoni laga ekshibisi perpisahan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires. Momen emosional tersebut menandai berakhirnya satu era gemilang bagi La Albiceleste, sekaligus membuka babak baru yang penuh tanda tanya. Isu yang paling hangat diperbincangkan publik sepak bola global saat ini adalah Lionel Messi Pensiun Pelatih Timnas Argentina Bingung Pilih Nomor 10, sebuah dilema yang menyita perhatian karena menyangkut jersey paling sakral dalam sejarah tim nasional Argentina.
Nomor punggung 10 bukan sekadar angka bagi Argentina. Jersey tersebut memiliki nilai historis yang luar biasa, terlebih setelah lebih dari empat dekade diidentikkan dengan dua legenda dunia: Diego Maradona dan Lionel Messi. Keduanya mampu mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia dan menjadi ikon global. Kini, setelah Lionel Messi pensiun, pelatih Timnas Argentina Bingung Pilih Nomor 10 menjadi sorotan utama media internasional maupun nasional.
Scaloni Belum Ambil Keputusan
Pelatih kepala Timnas Argentina, Lionel Scaloni, secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum mengambil keputusan terkait siapa pemain yang akan meneruskan nomor punggung 10. Menurutnya, penentuan pemilik baru jersey keramat itu tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada beban sejarah, ekspektasi publik, dan tekanan psikologis yang harus dipertimbangkan matang-matang.
“Kami tidak bisa sembarangan memberikan nomor itu kepada siapa pun. Nomor 10 memiliki arti yang sangat dalam bagi rakyat Argentina. Saya butuh waktu untuk memutuskan,” ujar Scaloni dalam konferensi pers usai laga perpisahan, seperti dikutip dari sejumlah media olahraga nasional.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat narasi bahwa Lionel Messi Pensiun Pelatih Timnas Argentina Bingung Pilih Nomor 10 bukanlah sekadar judul berita sensasional, melainkan sebuah kenyataan yang tengah dihadapi federasi sepak bola Argentina (AFA).
Regulasi FIFA Persulit Pensiun Nomor
Salah satu alasan mengapa nomor 10 tidak bisa dipensiunkan secara permanen adalah regulasi FIFA. Dalam pertandingan resmi, setiap tim nasional diwajibkan mendaftarkan nomor punggung pemain secara berurutan, umumnya dari 1 hingga 23 atau 26 pemain sesuai format turnamen. Aturan ini membuat Argentina tidak memiliki opsi untuk mengabadikan nomor 10 sebagaimana yang dilakukan beberapa klub terhadap pemain legendanya.
Kondisi ini menempatkan Scaloni dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia harus menghormati warisan Messi dan Maradona. Di sisi lain, ia dituntut segera mempersiapkan skuad untuk menghadapi berbagai turnamen internasional mendatang, termasuk kualifikasi Piala Dunia dan Copa America.
Dua Kandidat Kuat Penerus Nomor 10
Di tengah kebingungan pelatih Timnas Argentina dalam memilih nomor 10, muncul dua nama pemain muda yang dianggap paling layak meneruskan jersey tersebut. Mereka adalah Nico Paz, gelandang serang berusia 22 tahun yang saat ini mencuri perhatian di kompetisi Eropa, serta Franco Mastantuono, pemain pinjaman Fiorentina asal Real Madrid yang baru berusia 19 tahun.
Nico Paz dikenal memiliki visi bermain cerdas, kemampuan dribel mumpuni, dan insting mencetak gol yang tajam. Sementara itu, Franco Mastantuono memiliki kecepatan, kreativitas, dan mentalitas bertanding yang dianggap cocok dengan gaya permainan Argentina modern. Keduanya merupakan produk akademi sepak bola Argentina yang telah menempuh jalur pembinaan panjang.
Meski demikian, memberikan nomor 10 kepada pemain muda bukan tanpa risiko. Banyak legenda sepak bola menilai bahwa nomor tersebut bisa menjadi beban berat bagi pemain yang belum matang secara mental. Sejarah mencatat beberapa pemain yang gagal tampil maksimal karena tidak mampu menanggung ekspektasi tinggi di balik jersey bernomor 10.
Dinamika Internal Skuad La Albiceleste
Selain dua nama tersebut, sejumlah pengamat menyebut beberapa pemain senior juga berpeluang menerima nomor 10 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka. Namun, pelatih Timnas Argentina yang bingung memilih nomor 10 tampaknya lebih condong memberikan kesempatan kepada generasi muda demi keberlanjutan tim jangka panjang.
Dinamika internal skuad La Albiceleste pun menjadi perhatian. Beberapa pemain dikabarkan telah menyatakan kesiapannya jika dipercaya, namun ada pula yang memilih untuk tidak ambil pusing dan fokus pada performa di klub masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan Scaloni nantinya tidak hanya berdampak pada satu pemain, tetapi juga pada keseimbangan dan harmoni ruang ganti.
Dampak bagi Masa Depan Sepak Bola Argentina
Keputusan terkait penerus nomor 10 akan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Argentina. Jika salah langkah, bisa jadi kontroversi berkepanjangan. Namun jika tepat, hal ini bisa menjadi titik balik kebangkitan generasi baru La Albiceleste pasca-Lionel Messi.
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) dikabarkan akan menggelar rapat internal bersama tim pelatih untuk membahas secara mendalam siapa yang paling layak. Rapat tersebut juga akan mempertimbangkan aspek teknis, psikologis, dan historis. Publik Argentina tentu berharap keputusan yang diambil nantinya mampu menjaga martabat dan kejayaan nomor 10 yang telah dibangun oleh Maradona dan Messi.
Dalam konteks yang lebih luas, isu Lionel Messi Pensiun Pelatih Timnas Argentina Bingung Pilih Nomor 10 mencerminkan bagaimana sepak bola tidak hanya soal strategi dan taktik, tetapi juga soal identitas, warisan, dan simbolisme. Nomor 10 adalah wajah Argentina di mata dunia, dan siapa pun yang mengenakannya harus siap menanggung beban sejarah yang sangat berat.
Kesimpulan
Pensiunnya Lionel Messi dari Timnas Argentina meninggalkan warisan besar yang tidak mudah digantikan. Pelatih Lionel Scaloni kini dihadapkan pada dilema berat menentukan penerus nomor 10, sebuah nomor yang sarat makna sejarah bagi La Albiceleste. Regulasi FIFA yang tidak memungkinkan pensiun nomor secara permanen membuat keputusan ini semakin rumit. Dua nama muda, Nico Paz dan Franco Mastantuono, muncul sebagai kandidat kuat, namun keduanya masih membutuhkan waktu dan mental juara untuk menanggung beban tersebut. Apa pun keputusan akhirnya, publik Argentina berharap nomor 10 tetap menjadi simbol kejayaan dan bukan sekadar angka di punggung jersey. Kisah Lionel Messi Pensiun Pelatih Timnas Argentina Bingung Pilih Nomor 10 akan menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola modern, menandai transisi dari satu era legenda menuju era baru yang penuh harapan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

